Menkomdigi ajak peserta IYS berinovasi jadi pemimpin digital

antaranews.com
19 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajak peserta Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 untuk berinovasi menjadi pencipta dampak atau pemimpin digital di era kecerdasan buatan (AI).

"Indonesia membutuhkan digital leadership," kata Meutya pada acara IYS 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan nilai ekonomi digital Indonesia saat ini sekitar 100 miliar dolar AS atau terbesar di Asia Tenggara, dan diproyeksikan tumbuh hingga 360 miliar dolar AS pada 2030.

Namun, menurutnya, angka besar itu belum menjawab pertanyaan terpenting berkaitan dengan daya saing.

"Terkoneksi secara digital tidak otomatis menjadikan kita berdaya secara digital," katanya.

Menurutnya, Indonesia perlu bergerak dari pasar digital menjadi negara yang menciptakan nilai di dalamnya, dengan kemampuan mengembangkan dan mengendalikan teknologi, bukan hanya menggunakannya.

Dia mengajak peserta IYS yang diikuti peserta utama 160 pemuda terseleksi dari berbagai provinsi dan semua generasi muda bangsa, untuk memulai perubahan pengguna teknologi menjadi pencipta dampak.

Baca juga: Raffi Ahmad ajak peserta IYS jangan takut hadapi kemajuan AI

Dia menekankan bahwa adopsi AI masif menuntut kepemimpinan yang berpusat pada manusia.

Meutya meminta generasi muda tidak hanya mencari jawaban, tetapi belajar menemukan pertanyaan yang tepat serta memahami prinsip, kemampuan, dan keterbatasan teknologi di balik setiap aplikasi yang digunakan.

Selain itu, anak muda harus menciptakan solusi dari Indonesia untuk Indonesia, misalnya memanfaatkan AI untuk membantu guru, mendukung petani, meningkatkan efisiensi UMKM, dan memperluas akses layanan publik.

Kepemimpinan digital, kata dia, juga harus beretika dan kolaboratif. Menurutnya, pertanyaan tidak berhenti pada apakah teknologi dapat dibangun, tetapi juga mengapa teknologi itu dibutuhkan, siapa yang memperoleh manfaatnya, dan risiko apa yang perlu dilindungi.

Meutya menambahkan jika generasi Sumpah Pemudah 1928 menyatakan tekad membangun bangsa, maka generasi sekarang harus memiliki kesempatan menyatakan pengetahuan, inovasi, dan teknologi untuk membawa bangsa menuju masa depan yang cerah.

Baca juga: Peserta IYS 2026 diajak terlibat aktif dalam musrenbang daerah


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Respon Jennifer Coppen Usai Usaha Miliknya Dikritik Warganet Malaysia
• 5 jam lalucumicumi.com
thumb
Kerja sama RI-Korea: Akademisi usulkan AI untuk layanan puskesmas
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Siapa Andrea Bocelli, Tenor Tunanetra yang Konsernya Ditolak MUI?
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Kawal Kebutuhan Daerah: Satgas PRR Siap Tuntaskan Hambatan Anggaran 2026
• 2 menit lalukumparan.com
thumb
Hj. Suharti Pendiri "Ayam Goreng Suharti" Meninggal Dunia, Begini Kiprahnya di Dunia Kuliner Tanah Air
• 6 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.