JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan, pemerintah masih berupaya keras menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, fokus penanganan kini diarahkan ke sejumlah wilayah terdampak di Indonesia bagian timur.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan pemerintah saat ini memprioritaskan penanganan karhutla di lima provinsi, yakni Papua Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Kalimantan Timur.
Menurut Berton, fokus tersebut berbeda dari sebelumnya, ketika pemerintah memprioritaskan penanganan karhutla di enam provinsi, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
"Kita lihat sekarang kejadian kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, saat ini polanya sudah berubah sekali," ujar Berton, Sabtu (31/10/2026).
Secara rinci, Papua Selatan memiliki area terdampak terluas, yakni 502 ha. Berikutnya, Sulawesi Tengah dengan 295 ha, Sulawesi Tenggara 257 ha, Maluku 182 ha, dan Kalimantan Timur 174 ha.




