Wamenhaj Buka Peluang Non-Muslim Jadi Petugas Haji, Ini Alasannya

okezone.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat lintas agama dalam mendukung pelayanan jemaah haji Indonesia. Gagasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat toleransi, kebinekaan, dan semangat gotong royong dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Dahnil mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan masyarakat yang majemuk. Keberagaman tersebut dinilai sebagai kekuatan bangsa yang perlu tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pelayanan publik.

Baca Juga :
Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Kemenhaj: Jemaah di Arab Saudi 38–40 Hari

Menurutnya, pelayanan kepada jemaah haji tidak hanya dapat didukung oleh umat Islam, tetapi juga masyarakat dari berbagai latar belakang agama melalui semangat kemanusiaan dan persaudaraan.

"Fokus kita adalah memastikan jemaah haji menjadi simbol toleransi bagi umat beragama. Nantinya, petugas-petugas haji dapat melibatkan saudara-saudara kita dari kalangan Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan sebagainya," ujar Dahnil, Sabtu (31/10/2026).

Baca Juga :
Kemenhaj Tetapkan Jadwal Haji 2027, Kloter Pertama Berangkat 11 April

Dalam konteks penyelenggaraan haji, keterlibatan masyarakat dari berbagai latar belakang agama diharapkan dapat mendukung pelayanan kepada jemaah sekaligus memperlihatkan bahwa nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial melampaui perbedaan keyakinan.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Oli Tumpah di Flyover Gaplek Tangsel, Motor Jatuh Bergelimpangan
• 9 jam laludetik.com
thumb
Sopir Ngantuk, Mikrolet Bawa Penumpang Nyungsep ke Selokan di Tebet
• 10 jam laludetik.com
thumb
OJK Jabar ingatkan pentingnya rencana keuangan hadapi ketidakpastian
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Penjualan ICBP Tembus Rp64 Triliun, Laba Usaha Tumbuh 7%
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Konser Andrea Bocelli Menuai Penolakan, FPI Gelar Aksi Damai
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.