Jakarta, VIVA - Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid menjadi perbincangan setelah seorang pemilik mengeluhkan munculnya suara tek-tek dari bagian depan mobil. Padahal, kendaraan tersebut baru digunakan selama delapan bulan sejak dibeli pada 2026.
Pengalaman itu dibagikan akun Instagram @alvenlxxxmelalui komunitas Innova Zenix Hybrid. Pemilik Innova Zenix Q HEV tersebut mengaku awalnya tidak menemukan masalah selama menggunakan mobil keluarga andalan Toyota itu.
Namun, dalam satu pekan terakhir, muncul suara tidak biasa setiap kali mobil digunakan untuk parkir mundur maupun berbelok. Ia kemudian membawa kendaraannya ke bengkel resmi untuk mencari tahu sumber suara tersebut.
"Semingguan ini setiap mau parkir mundur atau belok ada suara TEK TEK di bagian depan," demikian keterangan dari akun yang dikutip VIVA, Sabtu (31/10/2026)
Setelah berkonsultasi dengan service advisor (SA), pemilik mengaku mendapat informasi bahwa keluhan tersebut juga pernah ditemukan pada Innova Zenix lainnya.
Ia kemudian membuat janji pemeriksaan dan akhirnya mengganti komponen di bagian kiri mobil. Part yang diganti adalah drive shaft assembly atau rangkaian poros penggerak roda.
"Setelah buat janji akhirnya hari ini saya ganti part-nya yang sebelah kiri namanya Drive Shaft Assy," lanjutnya.
Dalam foto yang diunggah, terlihat komponen drive shaft baru serta proses pemasangannya pada bagian kolong kendaraan.
Secara teknis, drive shaft berfungsi menyalurkan tenaga dari transmisi menuju roda penggerak. Innova Zenix menggunakan konfigurasi penggerak roda depan atau front wheel drive (FWD), sehingga tenaga disalurkan melalui poros penggerak menuju kedua roda depan.
Pada bagian ujungnya terdapat constant velocity joint (CV joint). Komponen ini memungkinkan tenaga tetap tersalurkan ketika sudut roda berubah saat mobil berbelok maupun ketika suspensi bergerak.
Salah satu gejala kerusakan CV joint adalah munculnya suara klik atau tek-tek berulang, terutama ketika kendaraan berbelok sambil berakselerasi. Meski demikian, suara serupa juga bisa berasal dari komponen lain sehingga perlu pemeriksaan untuk memastikan penyebabnya.
Keluhan tersebut turut mengundang komentar dari pengguna lain di media sosial. Salah satu netizen menyebut persoalan drive shaft bukan hanya ditemukan pada kendaraan penggerak roda depan.





