Saudi Tuduh Houthi Serang Makkah dan Madinah, Bagaimana Fakta Sebenarnya?

katadata.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Konflik antara kelompok Houthi di Yaman dan koalisi pimpinan Arab Saudi kembali memanas. Pada Jumat (30/10/2026), pihak koalisi mengeklaim telah mencegat sejumlah serangan yang mengarah ke wilayah Arab Saudi, termasuk drone di atas Riyadh dan Madinah serta rudal balistik di wilayah selatan kerajaan itu.

Dikutip dari Reuters, Sabtu (31/10), pihak koalisi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang diluncurkan menuju wilayah selatan Arab Saudi. Koalisi juga mengeklaim berhasil menjatuhkan sebuah drone di atas Riyadh serta drone lainnya yang disebut mengarah ke wilayah Madinah.

Juru bicara koalisi, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki mengatakan, rudal balistik tersebut diluncurkan oleh kelompok Houthi menuju wilayah selatan Arab Saudi. "Rudal balistik tersebut diluncurkan oleh milisi Houthi menuju wilayah selatan," ujarnya.

Sebelumnya, koalisi juga mengeklaim telah mencegat dan menghancurkan drone yang disebut diluncurkan Houthi di wilayah Makkah.

Namun, klaim tersebut dibantah oleh Houthi. Juru Bicara Militer Houthi, Yahya Saria menyatakan, kelompoknya tidak melakukan operasi militer terhadap wilayah Arab Saudi pada Jumat kemarin.

"Angkatan Bersenjata Yaman (militer Houthi) menegaskan bahwa mereka tidak melakukan operasi apa pun ke arah wilayah Saudi hari ini," kata Saria, dikutip Roya News, Jumat (30/10).

Menurut Saria, operasi Houthi justru diarahkan terhadap fasilitas minyak dan pangkalan militer Saudi, bukan wilayah Makkah ataupun Madinah. Reuters mencatat Houthi sebelumnya juga berulang kali membantah menargetkan dua kota suci umat Islam itu.

Serangan ke Aden

Di tengah eskalasi tersebut, pasukan Pemerintah Yaman yang didukung Saudi juga melaporkan serangan Houthi terhadap Bandara Aden dan Kompleks Istana Maashiq, yang menjadi pusat pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional. 

Reuters melaporkan, pasukan Pemerintah Yaman menyatakan Houthi menyerang kompleks istana presiden dengan rudal balistik. Laporan tersebut tidak menyebut secara terperinci jumlah korban maupun kerusakan dan belum memastikan apakah rudal mengenai sasaran yang dituju.

Serangan terhadap Istana Maashiq bukan yang pertama dalam eskalasi terbaru dalam konflik Saudi-Houthi. Pada 15 Oktober lalu, Houthi juga menembakkan rudal ke kompleks istana itu. Pemerintah Yaman saat itu menyatakan sejumlah orang tewas dan terluka, sementara Perdana menteri Yaman serta anggota kabinet yang berada di kompleks tersebut dilaporkan selamat.

Sementara Houthi menyatakan serangan pada waktu itu bukan menyasar pemerintahan Yaman, melainkan fasilitas militer Saudi yang disebut berada di dalam kompleks istana. Saria mengatakan, serangan itu menjadi bagian dari kebijakan kelompoknya untuk menargetkan konsentrasi militer Saudi.

"Serangan terhadap markas operasi militer Saudi di Aden merupakan bagian dari kebijakan kami untuk menargetkan konsentrasi militer Saudi di mana pun berada," ucap Saria.

Serangan ke Infrastruktur Energi Saudi

Eskalasi juga terjadi di wilayah timur Arab Saudi yang menjadi pusat industri energi kerajaan itu. Wilayah tersebut memiliki sebagian besar cadangan minyak dan gas Saudi serta menjadi lokasi kantor pusat Saudi Aramco.

Reuters melaporkan, koalisi Saudi pada Jumat malam kembali menyatakan telah mencegat dan menghancurkan drone di wilayah timur Saudi, sebelum kemudian mencegat drone lain yang disebut diluncurkan Houthi menuju wilayah selatan.

Rangkaian serangan tersebut terjadi ketika konflik lintas perbatasan antara Houthi dan koalisi pimpinan Saudi semakin meningkat. Namun, sejumlah klaim mengenai asal-usul dan sasaran serangan masih diperdebatkan. 

Houthi secara konsisten membantah menargetkan Makkah dan Madinah. Sementara koalisi Saudi menyatakan telah mencegat drone yang mereka tuduhkan kepada kelompok yang disokong Iran tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kementan kaji impor 100 ribu sapi pada 2027 dukung swasembada susu
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Kawai Labiba Ungkap Pengalaman Pertama Jadi Arwah di Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi
• 17 jam laluintipseleb.com
thumb
Kejurnas Soft Tennis Piala Kapolda Sulsel Diikuti Atlet dari 15 Provinsi
• 23 jam lalueranasional.com
thumb
BNPB Bersih-bersih usai OTT KPK, Kristomei: Evaluasi Tata Kelola hingga Penggunaan Anggaran
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Menteri PU Temukan Pendangkalan dan Penyempitan Sungai Angke di Tangerang
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.