Jakarta, tvOnenews.com - Program naturalisasi Timnas Indonesia dikabarkan mulai mengalami perubahan arah setelah muncul persoalan regulasi di Belanda. PSSI disebut mulai mempertimbangkan negara lain untuk mencari pemain keturunan.
Informasi tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyoroti aturan ketat pemerintah Belanda yang dapat memengaruhi karier pemain setelah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
"Rekrutmen atau penggunaan pemain naturalisasi dari Belanda (terutama bagi pemain keturunan yang memilih membela Timnas Indonesia) saat ini tidak menjadi perioritas" tulis Noor Korompot.
Menurut Noor, salah satu persoalan utama berkaitan dengan regulasi ketenagakerjaan dan imigrasi Belanda. Aturan tersebut dinilai menjadi pertimbangan bagi pemain keturunan sebelum memutuskan membela Timnas Indonesia.
"Mengingat aturan ketat karena adanya regulasi ketenagakerjaan dan imigrasi Pemerintah Belanda mengenai pemain non-Uni Eropa (non-EU)," lanjutnya.
Selain aturan pemerintah, Noor juga menyinggung kebijakan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB). Ia menilai kebijakan tersebut turut memengaruhi situasi pemain naturalisasi Indonesia.
"Serta adanya langkah proteksionis dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB)." Demikian pernyataan Noor.
Persoalan kewarganegaraan menjadi salah satu tantangan bagi pemain keturunan Indonesia di Belanda. Pasalnya, warga Belanda umumnya kehilangan kewarganegaraan asal setelah secara sukarela menjadi warga negara lain, meski terdapat pengecualian.
Kondisi tersebut dapat berdampak terhadap status pemain dalam kompetisi sepak bola Belanda. Pemain yang kehilangan status warga Uni Eropa berpotensi harus memenuhi persyaratan tambahan untuk melanjutkan kariernya.
Masalah ini sebelumnya sempat menjadi perhatian setelah sejumlah pemain Timnas Indonesia menghadapi persoalan administratif di Belanda. Nama Dean James, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens pernah dikaitkan dengan persoalan izin kerja pada April 2026.
KNVB juga sempat menyelidiki status Dean James bersama Go Ahead Eagles. Namun, federasi tersebut akhirnya tidak menjatuhkan sanksi disiplin kepada pemain maupun klubnya.
Di sisi lain, klub Belanda harus memenuhi persyaratan tertentu ketika merekrut pemain non-Uni Eropa. Salah satunya berkaitan dengan ketentuan gaji minimum yang relatif tinggi.




