Pihak Ruben Onsu Sindir Keras Sarwendah Usai Dianggap Tak Berkecukupan

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Perseteruan hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menyoroti persoalan kondisi keuangan. Kali ini, pihak Ruben mempertanyakan penilaian yang menyebut kliennya tidak memiliki kemampuan finansial memadai. Pasalnya, di tengah anggapan tersebut, Ruben justru masih diminta memenuhi sejumlah kewajiban pembayaran, termasuk angsuran utang.

Kuasa hukum Ruben, menilai ada hal yang perlu diperjelas terkait standar kemampuan ekonomi yang digunakan dalam perkara hak asuh kedua anak mereka, Thalia dan Thania. Menurutnya, kondisi finansial orang tua tidak seharusnya menjadi satu-satunya tolok ukur untuk menentukan siapa yang lebih layak mengasuh anak.

Baca Juga :
Ruben Onsu Mau Cabut Gugatan Hak Asuh Anak, Tapi Syarat Ini Harus Dipenuhi Sarwendah
Ruben Onsu Sebut Perseteruannya dengan Sarwendah Bukan Soal Hak Asuh: Hak Ayah

Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab membesarkan dan memenuhi kebutuhan anak tetap melekat pada kedua orang tua. Pihak yang memiliki kemampuan ekonomi lebih besar dapat menanggung kebutuhan finansial, tanpa berarti orang tua yang tidak memiliki penghasilan tetap otomatis kehilangan peluang memperoleh hak asuh.

"Anak-anak itu kan harusnya memang diasuh, dibiayai oleh kedua orang tuanya. Jadi, siapa yang mampu, itulah yang membiayai," ujar sang pengacara, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Sabtu (31/10/2026).

Namun, tim hukum Ruben kemudian menyoroti pernyataan yang dinilai bertolak belakang dalam persoalan keuangan kliennya. Di satu sisi, Ruben disebut tidak mempunyai kemampuan finansial yang memadai. Sementara di sisi lain, masih ada tuntutan agar dirinya memenuhi kewajiban pembayaran, termasuk cicilan utang di bank.

"Di satu sisi dikatakan tidak memiliki kemampuan secara finansial. Tapi di sisi lain mereka masih ngotot, minta finansial, minta bayar kewajiban utang di BCA," ungkapnya.

Perbedaan penilaian tersebut membuat pihak Ruben mempertanyakan bagaimana sebenarnya kondisi ekonomi kliennya dipandang oleh pihak lain. Mereka menilai perlu ada kejelasan mengenai apakah Ruben dianggap masih memiliki kemampuan untuk memenuhi tanggungan finansial atau justru sebaliknya.

"Pertanyaannya, sebenarnya kamu ini menganggap Ruben itu punya uang atau enggak sih?" katanya.

Kuasa hukum Ruben berpendapat, apabila kliennya memang dianggap tidak mampu secara ekonomi, maka penilaian tersebut semestinya konsisten dengan tuntutan kewajiban pembayaran yang dibebankan kepadanya.

Baca Juga :
Tak Takut dengan 102 Bukti yang Diklaim Sarwendah, Ruben Onsu: Jumlah Bukan Esensi
Diserang 102 Bukti dari Sarwendah, Ruben Onsu Siap Lakukan Ini: Ada Bukti Tambahan
Sarwendah Masukan Rekaman Video Call Ruben Onsu dengan Pria Y Jadi Barang Bukti, Kuasa Hukum: Melawan Hukum

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mahfud Buka Suara soal Nasib Jabatan Gibran Usai MA Nyatakan Suket Tak Sah
• 2 jam lalucumicumi.com
thumb
Geledah PT IPPS, Kejagung Temukan Ruangan Tersembunyi di Balik Lemari
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Percepat koordinasi penanganan kedaruratan, DKI luncurkan JAK-Respond
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Operasi Patuh Jaya 2026: 16.810 Pelanggaran Lalu Lintas Terekam Kamera ETLE dalam 5 Hari
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Kabar Baik Warga Bekasi! Flyover Bulak Kapal Dibangun, Siapkan Anggaran Rp312 Miliar
• 20 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.