Catut Nama Kapolresta untuk Kumpulkan Penonton Bayaran Rans Carnival, Polresta Sleman Membantah

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Sleman, tvOnenews.com - Dugaan pencatutan nama Kapolresta Sleman untuk mengumpulkan penonton bayaran dalam acara Rans Carnival di Stadion Maguwoharjo menjadi sorotan publik di media sosial.

 

Kabar tersebut mencuat setelah muncul dugaan adanya pihak yang membawa-bawa orang nomor satu di jajaran Polresta Sleman untuk mengerahkan penonton dalam acara tersebut.

 

Pengerahan penonton bayaran itu viral di akun Threads. Dalam postingan yang diunggah oleh @zumaahmd, terlihat tangkapan layar percakapan Whatsaap yang memperlihatkan ajakan seseorang untuk menghadiri acara bazar UMKM di Stadion Maguwoharjo, Sabtu 31 Oktober 2026. Kapanewon Mlati dijadwalkan pukul 18.00 WIB sampai 20.00 WIB. Untuk kuota masing-masing kalurahan 100 orang dan setiap warga akan mendapatkan uang belanja Rp50.000 dari Kapolresta Sleman. Uang tersebut dapat diambil melalui Kasatbinmas di Stadion Maguwoharjo saat mengisi daftar hadir.

 

Tangkapan layar tersebut mendapat respon dari si pengunggah.

 

"Sekelas Kapolresta ngurusin ginian!!," tulis @zumaahmd.

 

Menanggapi kabar viral tersebut, Polresta Sleman angkat bicara dan membantah adanya instruksi dari kapolresta terkait pengerahan penonton dalam acara tersebut.

 

"Perlu kami tegaskan, Polresta Sleman tidak pernah melakukan pengerahan massa," tegas Iptu Argo Anggoro, Kasi Humas Polresta Sleman, Sabtu (31/10/2026).

 

Argo menyatakan bahwa keterlibatan Polresta Sleman dalam acara Rans Carnival yang diramaikan dengan bazar UMKM dalam hal pengerahan personel untuk pengamanan kamtibmas.

 

"Yang dilakukan adalah pengerahan personel untuk pengamanan kegiatan masyarakat. Setiap ada kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polresta Sleman, kami selalu hadir melaksanakan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Hal tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat," ucap Argo.

 

Untuk diketahui, acara Rans Carnival di Stadion Maguwoharjo juga turut diramaikan oleh beberapa penampil mulai dari Guyon Waton, Tipe-X, masdddho, Om Wawes dan RFRND.

 

Dengan mempertimbangkan situasi saat ini, mereka memilih mundur untuk mengisi acara tersebut. Keputusan tersebut diambil sesuai permintaan pengguna Threads dan Instagram atas seruan boikot serta meminta pengisi acara membatalkan keterlibatan mereka. Seruang itu muncul di tengah polemik kehadiran Raffi Ahmad dalam Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundara HI pada 29 Oktober 2026 lalu. (Scp/Dan)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Update Terbaru! Kasus Pembunuhan Istri Siri di Madiun, 16 Saksi Diperiksa Polisi
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Investor Asing Masih Percaya RI, Menkeu Suahasil Tunjukkan Buktinya!
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Temuan Terbaru Kasus Dwi Bagus Mutilasi Istri Siri di Madiun
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Partai NasDem Gelar Laga Perubahan 2.0 untuk Perkuat Kualitas Kader
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Edan! Dua Suami di Surabaya Diduga Jual Istri Lewat Grup Facebook, Pasang Tarif Rp700 Ribu hingga Rp1 Juta
• 6 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.