HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Ketua Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengda Sulawesi Selatan Adi Rasyid Ali (ARA) menyatakan dukungan kepada Irjen Pol Suyudi Ario Seto untuk maju sebagai calon Ketua Umum IOF Pusat periode berikutnya.
Dukungan itu disampaikan menjelang Musyawarah Nasional (Munas) IOF yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Desember 2026.
ARA menilai Suyudi memiliki kapasitas kepemimpinan, pengalaman organisasi, serta pemahaman terhadap dunia otomotif dan off-road. Suyudi juga bukan sosok baru di IOF karena telah menjadi bagian dari kepengurusan pusat, khususnya pada bidang kendaraan roda dua.
“Kami berharap Bapak Suyudi Ario Seto bersedia menerima aspirasi untuk memimpin IOF ke depan, dengan semangat memperkuat soliditas organisasi dan memperluas pengabdian kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan tagline IOF, Unity for Humanity, yang bermakna Persatuan untuk Kemanusiaan,” ujar ARA kepada wartawan di Makassar pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Menurut ARA, IOF tidak hanya menjadi wadah bagi pencinta otomotif dan petualangan, tetapi juga memiliki peran dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, pelestarian lingkungan, hingga penanggulangan bencana.
Dukungan kendaraan berpenggerak empat roda (4×4) dan roda dua membuat anggota IOF berpotensi menjangkau wilayah terpencil dengan medan ekstrem.
“IOF memiliki potensi besar dalam membantu distribusi logistik, mobilisasi relawan, hingga mendukung operasi penyelamatan di daerah terdampak bencana. Inilah wujud nyata semangat Unity for Humanity, ketika persatuan dan solidaritas diwujudkan melalui aksi kemanusiaan,” jelasnya.
Untuk memperkuat peran tersebut, ARA mendorong peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan penyelamatan (rescue training) dan kesiapsiagaan bencana. Dia juga mengusulkan penguatan kerja sama dengan pemerintah, TNI, Polri, BNPB, Basarnas, serta unsur relawan kemanusiaan.
Selain penanganan bencana, ARA menilai IOF dapat berkontribusi dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah terpencil.
Kegiatan ekspedisi off-road, misalnya, dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan bantuan sosial, membantu pembangunan fasilitas umum, serta memperkenalkan potensi wisata alam daerah.
Dia berharap kegiatan IOF dapat terintegrasi dengan program pemerintah, terutama dalam pengembangan pariwisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dengan begitu, keberadaan organisasi tersebut tidak hanya bermanfaat bagi anggota, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
ARA menilai IOF membutuhkan kepemimpinan yang mampu memperkuat konsolidasi nasional, membangun kolaborasi strategis, serta meningkatkan profesionalisme organisasi.
ARA memandang Suyudi sebagai salah satu figur yang layak dipertimbangkan untuk membawa IOF semakin solid dan berorientasi pada pengabdian.
Meski demikian, ARA menegaskan dukungan tersebut tetap mengedepankan mekanisme demokratis sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi.
ARA juga menyatakan tetap menghormati kepemimpinan Ketua Umum IOF Pusat saat ini, Irjen Pol Sambudi Gusdian.
“Kami tetap menghormati kepemimpinan beliau dan akan melakukan komunikasi, koordinasi, serta sowan sebagai bentuk penghargaan dan komitmen menjaga persatuan serta kesinambungan organisasi,” tegasnya.
ARA berharap Munas IOF pada 13 Desember mendatang menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan soliditas organisasi.
ARA menekankan kepemimpinan baru nantinya harus mampu memperluas kontribusi IOF bagi masyarakat.
“Siapa pun yang nantinya mendapat amanah memimpin IOF harus mampu menjaga persatuan dan memperluas manfaat organisasi bagi masyarakat. IOF bukan hanya tentang kendaraan dan petualangan, tetapi juga tentang persaudaraan, kepedulian, dan pengabdian untuk Indonesia,” pungkas ARA. (ams)





