Soal Deklarasi Sumpah Pemuda, Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf

viva.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat menyusul polemik pemberitaan Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 yang digelar di depan Pos Polisi (Pospol) Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/26).

Polda Metro Jaya menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dengan mengusung tema "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia".

Baca Juga :
Baru 5 Hari Operasi Patuh Jaya, 16.810 Pelanggaran Lalu Lintas Terekam ETLE
Sentra Layanan Mikro di Jakarta Bakal Diperluas, Pedagang Kecil Jadi Sasaran Utama

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, serta kreator konten Willie Salim.

Melalui keterangan resminya pada Sabtu (31/10/26), Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf sekaligus menegaskan komitmennya untuk menerima berbagai masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi.

"Atas nama Polda Metro Jaya, kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat. Kami memahami kegiatan tersebut menimbulkan beragam tanggapan, dan setiap kritik yang disampaikan kami terima dengan lapang dada untuk menjadi evaluasi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto.

Polda Metro Jaya juga menjelaskan kehadiran Raffi Ahmad dan Willie Salim dalam deklarasi tersebut. Keduanya disebut hadir atas undangan pihak kepolisian selaku penyelenggara kegiatan.

"Saudara Raffi Ahmad dan Saudara Willie Salim datang atas undangan kami selaku penyelenggara. Keduanya berniat baik untuk turut memaknai Sumpah Pemuda," tuturnya.

Lebih lanjut, Polda Metro Jaya menegaskan tetap menghormati setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat. Kritik dan masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

"Sumpah Pemuda mengajarkan persatuan, dan nilai itu ingin kami jaga bersama seluruh elemen bangsa. Setiap masukan akan kami jadikan bahan evaluasi agar pelayanan kami terus menjadi lebih baik," katanya.

Baca Juga :
Polisi Naikkan Kasus Betrand Peto ke Penyidikan, Nasib Hukumnya Segera Ditentukan?
Mendengar Sebelum Terlambat: Cara Kapolres Pangkalpinang Terjemahkan Ikrar Sumpah Pemuda di Era Modern
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Ibas Yudhoyono: Cintai Indonesia dengan Budaya Luhur

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sempat Dapat Perlawanan, Polisi Temukan Senpi Saat Gerebek Kampung Bahari
• 3 jam laludetik.com
thumb
Terduga Pelaku Pembacokan Terhadap Tiga Orang Warga Kampung Ambon Serahkan Diri
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemenag: Penelitian mahasiswa PTKIN harus jawab persoalan masyarakat
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Suket Pendidikan Gibran Dibatalkan MA, Soleman Ponto: Jabatan Wapres Tak Otomatis Gugur
• 19 jam lalucumicumi.com
thumb
Sulit Tidur Nyenyak? Perempuan Lebih Rentan Mengalami 3 Gangguan Ini Dibandingkan Laki-laki
• 20 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.