Menlu Rubio sebut komunikasi diplomatik AS-Iran terus berlangsung

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Istanbul (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio mengatakan komunikasi diplomatik dengan Iran terus berlangsung meskipun ketegangan di Timur Tengah meningkat.

Rubio juga menegaskan bahwa Washington tetap membuka peluang penyelesaian damai selama kepentingan utama keamanan AS terpenuhi.

Berbicara kepada wartawan di Atlanta, Sabtu (31/10), Rubio mengatakan belum ada jadwal pasti untuk upaya diplomatik yang sedang berlangsung. Namun, ia menegaskan bahwa saluran komunikasi antara kedua negara tetap terbuka.

"Ada sejumlah pembicaraan. Faktanya, pembicaraan tidak pernah berhenti," katanya, seraya menambahkan bahwa komunikasi berlangsung secara langsung dan, lebih sering, melalui pihak perantara.

Baca juga: Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei ancam balas agresi militer musuh

Baca juga: Iran ancam perang meluas jika AS kembali lancarkan serangan

"Pilihan Presiden dalam menghadapi setiap tantangan di berbagai belahan dunia adalah berupaya menyelesaikannya melalui jalur diplomatik dan secara damai jika memungkinkan," ujar Rubio, merujuk pada pendekatan Presiden AS Donald Trump.

Ia menambahkan bahwa Washington menyambut baik tercapainya penyelesaian melalui jalur diplomatik, selama hasilnya tidak membahayakan keamanan nasional AS dan mampu menjawab kekhawatiran utama negara tersebut.

Rubio mengatakan dua persoalan utama yang menjadi perhatian Washington adalah program nuklir Iran dan peran Teheran yang dinilai mengganggu stabilitas kawasan.

Ia menuduh Iran menargetkan kapal-kapal komersial di perairan internasional. Menurut dia, serangan terhadap kapal pengangkut minyak, gas alam, dan berbagai jenis kargo lainnya tidak hanya mengancam keamanan maritim, tetapi juga pasokan energi dan pangan global.

Baca juga: Trump tidak akan biarkan perang Iran berlarut-larut, ucap Vance

Baca juga: Mediator Qatar kembali ke Teheran upayakan AS-Iran damai

Rubio juga menyoroti dukungan Iran terhadap sejumlah kelompok di kawasan, termasuk Houthi di Yaman dan Hizbullah di Lebanon. Ia menilai aktivitas kelompok-kelompok tersebut turut memicu ketidakstabilan dan meningkatkan kekhawatiran keamanan negara-negara tetangga.

Sehubungan dengan keamanan kawasan Teluk, Rubio kembali menegaskan komitmen pertahanan Washington terhadap Arab Saudi. Ia mengatakan AS terus menjalin komunikasi secara rutin dengan Riyadh dan berkomitmen memenuhi kesepakatan yang telah dibuat kedua negara.

Sumber: Anadolu


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menlu AS: Trump Belum Putuskan soal Serangan Baru ke Iran
• 4 jam laludetik.com
thumb
Prediksi Al Feiha vs Al Faisaly di Liga Pro Saudi 2026/2027: Duel Sengit Sarat Taktik, Berpotensi Bagi Poin?
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Akting Berlebihan, 10 Pembuluh Darah Paul Bettany di Mata Pecah saat Syuting VisionQuest
• 7 menit lalukumparan.com
thumb
Hasil Kualifikasi Moto3 Malaysia: Veda Ega Amankan Posisi Start Kedelapan
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
BRI Super League: Marc Klok Siap Kembali Bela Persib setelah Absen Dua Laga
• 12 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.