Jakarta: Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi tindakan preventif utama bagi masyarakat dalam menghadapi masa peralihan musim atau pancaroba. Hal ini penting dilakukan untuk menekan risiko penularan berbagai penyakit pada anak.
“Biasakan mencuci tangan dengan air dan sabun, sebelum makan ataupun setelah bermain, mandi secara teratur, mengganti pakaian secara teratur, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan,” kata dokter spesialis anak Mulki Angela dilansir dari Antara, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Baca Juga :
Kesehatan Gigi Anak Dimulai dari Rumah, Ini Hal yang Perlu DiperhatikanKetersediaan obat-obatan darurat di rumah seperti penurun panas turut disarankan sebagai penanganan awal. Langkah tersebut perlu diimbangi dengan pemberian asupan nutrisi bergizi seimbang, aktivitas fisik, dan waktu tidur yang cukup.
“Karena cairan sangat penting untuk tubuh anak kita. Kemudian siapkan juga obat-obatan emergency, misalnya obat penurun panas, harus tersedia di rumah,” kata Mulki.
Dalam menjaga imunitas tubuh anak, pemberian suplementasi tambahan seperti vitamin D dapat dipertimbangkan oleh para orang tua. Vitamin tersebut berperan penting untuk mendukung kesehatan tulang sekaligus memperkuat daya tahan tubuh.
“Jadi pada keluarga boleh kita berikan asupan suplemen vitamin D,” ucap Mulki.
Untuk mencegah penularan infeksi, orang tua diminta mengedukasi anak terkait etika batuk, penggunaan masker, serta menjaga jarak dari orang sakit. Kepastian kelengkapan status imunisasi anak juga menjadi poin krusial yang tidak boleh terabaikan.
Ilustrasi konsumsi air mineral. Foto: Pexels.
Persiapan perlengkapan fisik seperti jas hujan, payung, pakaian ganti, dan alas kaki yang aman wajib disiagakan saat beraktivitas di lingkungan basah. Perubahan cuaca dari kemarau ke musim hujan yang dibarengi dampak El Nino berpotensi meningkatkan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga influenza A.
“Kondisi keterbatasan air bersih dapat menimbulkan risiko infeksi saluran cerna, seperti diare dan muntah, juga bisa jadi ada infeksi kulit,” ujar Mulki.




