BEI Bakal Batasi Rekening Efek Terindikasi Manipulasi, Anggota Bursa Diminta Bersiap

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal memperketat pengawasan terhadap transaksi saham yang terindikasi manipulasi. Salah satu yang disiapkan membatasi aktivitas rekening efek yang diduga terlibat dalam praktik tersebut.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, perubahan mekanisme pengawasan atau surveillance ini merupakan bagian dari reformasi pasar modal RI. Ke depan, bursa bakal mengumumkan kepada publik apabila menemukan indikasi manipulasi pada saham tertentu yang sedang dalam proses investigasi.

"Dalam proses investigasi itu, kami dapat mengambil tindakan tertentu, termasuk pembatasan kegiatan di rekening efek maupun suspensi di rekening efek," ujar Jeffrey dalam workshop pasar modal Indonesia di Lombok, NTB, Sabtu (31/10).

Jeffrey menjelaskan, sosialisasi mengenai perubahan mekanisme pengawasan telah disampaikan kepada Anggota Bursa (AB) pada Jumat lalu. BEI juga telah meminta kesiapan sistem di masing-masing AB apabila bursa memerintahkan pembatasan terhadap rekening efek tertentu.

"Hal ini sudah kami sosialisasikan kepada Anggota Bursa hari Jumat yang lalu sebelum akan segera kami terapkan, ya. Kami juga sudah meminta kesiapan sistem di Anggota Bursa apabila kami memerintahkan Anggota Bursa untuk melakukan pembatasan atas rekening efek tertentu," jelas dia.

Menurut Jeffrey, selama ini BEI sebenarnya telah menjalankan pengawasan lewat pemberian peringatan kepada pasar lewat Unusual Market Activity (UMA), dilanjutkan dengan suspensi cooling down maupun suspensi lanjutan sembari tim pemeriksa melakukan investigasi.

Namun, proses investigasi tersebut selama ini dilakukan di belakang layar sehingga tidak diketahui oleh pelaku pasar. Karena itu, BEI mengubah mekanisme dan metodologi pengawasan agar proses investigasi bisa diketahui publik sejak awal ditemukan indikasi manipulasi.

"Pihak-pihak yang sedang mencoba melakukan upaya manipulasi akan tahu bahwa mereka sedang diawasi oleh Bursa Efek Indonesia, dan sebaiknya mereka segera menghentikan niat tersebut," ungkapnya.

Jeffrey berharap perubahan mekanisme tersebut membuat pengawasan bursa menjadi lebih efektif dan tepat sasaran, sekaligus memberikan sinyal kepada pelaku pasar bahwa BEI akan meningkatkan pengawasan terhadap dugaan praktik manipulasi transaksi saham.

"Itu pesan yang ingin kami sampaikan kepada pasar bahwa pengawasan di Bursa Efek Indonesia akan lebih efektif dan akan lebih targeted," lanjut Jeffrey.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Respons Andi Arief Demokrat usai MA Batalkan Suket Gibran, Singgung Stabilitas Pemerintahan
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Saat Prabowo Puji Kinerja Alumni SMA Taruna Nusantara di Kabinet: Ada 2 Menko, Seskab, hingga Jenderal
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
MagangHub Batch 3 di kumparan Resmi Dibuka, Ada 8 Posisi
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Respon Jennifer Coppen Usai Usaha Miliknya Dikritik Warganet Malaysia
• 18 jam lalucumicumi.com
thumb
Orientasi Pengurus Golkar Sulsel, IAS Siapkan Karpet Merah bagi Kader di DPRD
• 14 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.