Max Verstappen dan Liam Lawson Dijatuhi Penalti Grid di GP Meksiko

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Steward Formula 1 menjatuhkan sanksi penalti penurunan satu posisi grid kepada Max Verstappen dan Liam Lawson akibat insiden tabrakan pada sesi latihan bebas di Mexico City. Dikutip dari laporan ESPN, kedua pembalap tersebut terbukti bersalah setelah terlibat gesekan sengit di area stadion Sirkuit Hermanos Rodriguez. Keputusan ini membuat posisi start Verstappen dan Lawson pada balapan utama hari Minggu dipastikan bakal turun satu tingkat dari hasil kualifikasi mereka.

Insiden berawal saat Verstappen mencoba menyalip Lawson dari sisi dalam Tikungan 12 hingga membuat pertarungan sengit tak terelakkan di beberapa tikungan berikutnya. Pembalap Red Bull Racing tersebut sempat mengangkat tangan sebagai bentuk protes sebelum akhirnya kedua mobil saling bersenggolan ketika Verstappen kembali ke lintasan usai melebar.

Penilaian Steward dan Pelanggaran Kedua Pembalap

Pihak steward memanggil kedua pembalap untuk dimintai keterangan segera setelah sesi latihan bebas tersebut selesai dilaksanakan. Hasil investigasi menyimpulkan bahwa Verstappen maupun Lawson sama-sama memikul tanggung jawab penuh atas insiden yang dinilai tidak perlu tersebut.

Dalam pernyataan resminya, steward menegaskan bahwa tindakan kedua pembalap di lintasan sangat tidak dapat diterima. “Pengemudi kedua mobil berperilaku dengan cara yang dianggap tidak dapat diterima oleh steward, terutama mengingat peringatan yang telah diberikan pada pertemuan manajer tim sebelumnya,” tulis laporan resmi steward.

Kedua pembalap akhirnya mengakui bahwa manuver saling senggol yang mereka lakukan di lapangan tergolong konyol dan berisiko tinggi. Keputusan penalti satu posisi grid ini dianggap sebagai langkah tegas untuk menegakkan kedisiplinan para pembalap selama pekan balapan berlangsung.

Sindiran Tegas Max Verstappen untuk Liam Lawson

Max Verstappen merasa tindakan yang dilakukan oleh Liam Lawson sangat merugikan dan tidak menunjukkan strategi balap yang bijak. “Saya tidak menganggapnya sial. Mungkin itu perilaku yang tidak terlalu pintar dari apa yang coba dia lakukan di sana,” kata juara dunia empat kali tersebut usai sesi latihan.

Pembalap asal Belanda itu menambahkan bahwa tindakan agresif tersebut justru bisa mengancam masa depan karier Lawson di ajang F1. “Pada akhirnya ini tidak akan mengubah akhir pekan saya. Namun jika saya menjadi dia, saya akan bertindak sedikit lebih pintar, terlebih ketika Anda sedang berjuang mempertahankan posisi kursi balap,” ujar Verstappen.

Tanggapan Manajemen Tim Racing Bulls

Bos Racing Bulls, Alan Permane, menilai bentrokan di antara kedua pembalap terjadi karena tensi emosi yang terlalu tinggi saat jalannya putaran pendinginan. “Ini mungkin sedikit tindakan berlebihan dari mereka berdua. Mungkin porsinya 50 berbanding 50, atau mungkin sedikit lebih menguntungkan kami,” ungkap Alan Permane.

Permane juga menegaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan atau niat buruk dari kedua belah pihak dalam insiden bentrokan fisik mobil tersebut. Pasca-insiden, kedua pembalap kembali turun ke lintasan dan mampu mengendalikan mobil secara profesional tanpa ada gesekan susulan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dorong Daya Saing Industri Kopi Indonesia dengan Ellenka Barista Festival 2026
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Pusat grosir elektronik Shenzhen kian mengglobal jelang KTT APEC
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Sikat Jaringan Curanmor Jabodetabek, Polda Metro Jaya Ringkus 20 Tersangka dan Sita 17 Sepeda Motor
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Man City Dipermalukan Brighton 0-1 di Etihad, Arsenal Berpeluang Rebut Puncak Klasemen
• 7 jam laluharianfajar
thumb
ASPEBINDO ELBC 2026, BRIN dan Kemendiktisaintek Tekankan Penguatan Ristek untuk Kedaulatan Energi
• 20 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.