Kemensos Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Tanah Longsor di Trenggalek

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bantuan tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.

Kemensos Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Tanah Longsor di Trenggalek. (Foto: Kemensos)

IDXChannel—Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. 

Bantuan tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.

Baca Juga:
Kemensos Dukung Uji Coba Digitalisasi Bansos ke 258 Kabupaten/Kota

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan bahwa Kemensos terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan serta bantuan sesuai kebutuhan.

"Kemensos terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait agar penanganan berjalan cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (31/10/2026).

Baca Juga:
4,5 Juta Warga Terima Bansos Lebih dari 5 Tahun, Kemensos Catat Fenomena Demotivasi

Bantuan logistik tersebut dikirim pada Jumat (30/10) melalui Gudang Kemensos di Sentra Terpadu Kartini Temanggung menuju Dinas Sosial Kabupaten Trenggalek.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 300 paket makanan siap saji, 200 paket lauk pauk siap saji, 32 paket kidsware, 50 paket family kit, 50 lembar kasur, 75 lembar selimut, 50 lembar tenda gulung, serta 32 paket peralatan dapur keluarga.

Baca Juga:
Kemensos Cairkan Bantuan Rp435 Miliar untuk Masyarakat Terdampak Bencana Sumatera

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya keluarga yang rumahnya terdampak bencana maupun masyarakat yang membutuhkan dukungan selama masa tanggap darurat.

Diketahui, banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Munjungan setelah hujan deras mengguyur Kabupaten Trenggalek sejak Kamis (29/10) hingga Jumat (30/10). Banjir terjadi akibat meluapnya Kali Tengah, sedangkan tanah longsor menerjang lima desa, yakni Masaran, Munjungan, Craken, Karangturi, dan Sobo.

Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 38 rumah warga terdampak longsor dengan tingkat kerusakan bervariasi. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka, sementara dua kepala keluarga (KK) dari Desa Sobo mengungsi ke rumah saudara terdekat.

Gus Ipul menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi situasi bencana.

"Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan kerja sama dan gotong royong seluruh pihak, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, pendamping, hingga masyarakat," ujarnya.

Saat ini, masyarakat setempat telah bergotong royong membersihkan material longsor yang menimpa rumah dan lingkungan permukiman. Kemensos juga terus berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Jawa Timur serta Sentra Terpadu Kartini di Temanggung untuk mendukung kelancaran distribusi bantuan.

Sementara itu, pendataan kerusakan rumah warga masih diperlukan. Usulan dari pemerintah daerah akan menjadi dasar untuk ditindaklanjuti melalui pemberian bantuan program Bahan Bangunan Rumah (BBR), sesuai ketentuan dan hasil verifikasi.


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dukung Kesehatan Ibu-Anak, BRI Peduli Resmikan Posyandu Lily dan Kebun Pangan Perempuan di Sleman
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Operasi Patuh Jaya 2026: 16.810 Pelanggaran Lalu Lintas Terekam Kamera ETLE dalam 5 Hari
• 23 jam laluokezone.com
thumb
KPK Usut Dugaan Permainan Pita Cukai Rokok di Kasus Djarum
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BPJS Kesehatan: JKN Cegah 5,7 Juta Orang Jatuh ke Jurang Kemiskinan
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dikukuhkan Jadi Profesor, Ahmad Redi Dorong Pengembangan Hukum Administrasi Negara
• 19 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.