MAUMERE, iNews.id - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite membuat antrean kendaraan mengular di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (1/11/2026). Bahkan, antrean kendaraan terlihat hingga ke bahu jalan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, stok Pertalite di SPBU Madawat telah habis. Sementara itu, persediaan di SPBU Wolon Betan, Lingkar Luar, juga menipis sehingga warga harus mengantre panjang untuk mendapatkan BBM bersubsidi tersebut.
Sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan Pertalite sejak tiga hari terakhir. Mereka bahkan harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengantre di SPBU.
"Pertalite langka di sini, saya sudah satu jam lebih antre belum dapat," kata Emil, salah satu warga.
Kelangkaan ini turut menghambat aktivitas masyarakat. Warga yang tidak mendapatkan Pertalite di SPBU terpaksa membeli BBM eceran dengan harga mencapai Rp20.000 per liter.
Baca Juga:Ditanya Kabar Diganti Sugiono, Menko PMK Pratikno Tertawa Terbahak-bahakSituasi di SPBU Wolon Betan juga sempat diwarnai protes warga. Adu mulut antara warga dan petugas terjadi setelah sejumlah pengendara tidak mendapatkan Pertalite.
Hingga Minggu, stok Pertalite di SPBU tersebut habis. SPBU Wolon Betan pun ditutup dan tidak lagi melayani pembelian BBM jenis tersebut.
#regional




