Drummer for Revenge, Archims Pribadi alias Chimot, mengumumkan pengunduran dirinya dari band yang ia dirikan pada 20 tahun yang lalu. Momen pengunduran diri itu dia umumkan di rangkaian akhir konser Titik Sadrah yang digelar di Bandung, Sabtu (31/10) malam.
Lewat sebuah video yang diputar dalam konser itu, Chimot mengumumkan kalau dirinya sudah tak lagi jadi bagian dari for Revenge. Dia juga sempat menyampaikan pesan kepada para personel for Revenge lainnya, Boniex Noer (vokalis), Arief Ismail (gitaris), Izha Muhammad (bassist).
"Boniex, Arief, Izha, komite, dan kalian for revenge family dari seluruh infonesia tolong jaga for Revenge," tutur Chimot.
Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram resmi for Revenge, Chimot juga sempat manggung bersama rekan-rekannya. Outro lagu Penyangkalan bahkan terasa sangat emosional malam itu.
Chimot tampak menunduk di drum setnya setelah lagu tersebut berakhir. Di momen itu, penonton yang hadir tampak terbawa haru dan meneriakan namanya.
Momen tersebut makin emosional saat Boniex, Arief, dan Izha menghampiri Chimot dan memeluknya. Pelukan tersebut lantas mengubah konser perayaan menjadi sebuah perpisahan yang manis.
Dirikan for Revenge hingga Harus Berhenti Karena CederaPeranan Chimot untuk fot Revenge memang sangat besar. Dia merupakan personel yang turut mendirikan band itu di tahun 2006 silam.
Jatuh bangun tentu dia rasakan di masa-masa awal dirinya mendirikan grup band tersebut. Ketika berada di titik terendahnya, Chimot pernah berjualan mi untuk melanjutkan hidup.
Kejayaan for Revenge memang bisa dibilang baru terasa kembali sejak beberapa tahun belakangan. Serana, Penyangkalan, hingga Jakarta Hari Ini menjadi single yang memperpanjang nafas mereka di industri musik Tanah Air.
Chimot kemudian mengatakan bahwa band yang sempat berada di ujung tanduk itu mulai menemukan arah usai sang vokalis, Boniex kembali. Chimot juga lah yang punya inisiatif mengajak Boniex kembali ke band itu.
Kala itu, Boniex memang disibukkan dengan kegiatannya sebagai karyawan swasta. Namun dengan pertimbangan yang matang, Boniex akhirnya mantap kembali dan memberi warna baru ke for Revenge.
Namun pada pertengahan tahun 2025, Chimot mengalami cedera kaki parah yang membutuhkan penanganan fisioterapi intensif. Banyak fans di media sosial yang mengaitkan serta menyayangkan cedera kaki ini mirip seperti kasus ACL yang menyulitkan drummer untuk kembali ke performa 100%.
Chimot memang beberapa kali absen manggung bersama for Revenge. Beberapa kali posisinya digantikan oleh Tepe. Namun, Chimot tetap ikut andil dalam penggarapan album terbaru for Revenge bertajuk 'Perayaan Patah Hati - Babak Dua'.
Hingga akhirnya, Chimot secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari for Revenge. Konser perayaan 20 tahun for Revenge menjadi momen perpisahan para personel dengan Chimot.





