Sering Salah, Bukan Mobilnya yang Boros tapi Cara Bawanya

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Mobil bertransmisi otomatis atau matik kerap dianggap lebih boros bahan bakar dibandingkan mobil manual. Padahal, konsumsi BBM kendaraan tidak hanya ditentukan oleh jenis transmisi, tetapi juga dipengaruhi kondisi kendaraan dan kebiasaan pengemudi saat berada di jalan.

Penggunaan pedal gas yang terlalu agresif, sering melakukan pengereman mendadak, hingga membawa barang berlebihan bisa membuat konsumsi bahan bakar meningkat. Sebaliknya, pengemudi dapat menerapkan sejumlah kebiasaan sederhana agar mobil matik lebih efisien saat digunakan sehari-hari.

Baca Juga :
Kunci Mobil Sekarang Mahal, Gantinya Bisa Lebih dari Rp10 Juta
Terpopuler: Motor Irit BBM 70 Km per Liter, Yamaha XSR900 Makin Ganteng, hingga Penjualan Mobil Diesel

Dilansir dari laman resmi Suzuki, Minggu (1/11/2026), ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pemilik mobil matik untuk menekan konsumsi BBM tanpa harus mengubah kebiasaan berkendara secara drastis.

1. Periksa Tekanan Angin Ban

Kondisi ban menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar. Ban dengan tekanan angin di bawah rekomendasi pabrikan memiliki hambatan gulir lebih besar. Akibatnya, mesin membutuhkan tenaga tambahan untuk menggerakkan kendaraan.

Karena itu, pengemudi sebaiknya memeriksa tekanan angin ban secara berkala dan menyesuaikannya dengan rekomendasi yang tertera pada kendaraan.

2. Jangan Membawa Barang Berlebihan

Bobot kendaraan juga memengaruhi kerja mesin. Semakin berat beban yang dibawa, semakin besar tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakkan mobil.

Pengemudi sebaiknya memeriksa kembali barang-barang di bagasi. Hindari membawa perlengkapan yang sebenarnya tidak diperlukan, terutama ketika melakukan perjalanan harian.

3. Atur Injakkan Pedal Gas

Kebiasaan menginjak pedal gas secara spontan hingga dalam dapat meningkatkan konsumsi BBM. Hal tersebut membuat mesin bekerja lebih keras untuk menghasilkan akselerasi.

Untuk menjaga efisiensi, pengemudi disarankan menambah kecepatan secara bertahap. Ketika menghadapi kondisi lalu lintas yang memungkinkan kendaraan melaju stabil, usahakan mempertahankan tekanan pedal gas secara konsisten.

4. Hindari Putaran Mesin Terlalu Tinggi

Putaran mesin atau RPM juga perlu diperhatikan ketika mengendarai mobil matik. Semakin tinggi putaran mesin, umumnya semakin besar pula bahan bakar yang dibutuhkan.

Pengemudi bisa memanfaatkan indikator RPM untuk mengenali karakter kerja mesin. Namun, tidak ada satu angka putaran mesin yang berlaku untuk semua kendaraan karena karakter mesin dan rasio transmisi setiap model berbeda.

Baca Juga :
Motor Dipakai Setiap Hari, Kapan Oli Mesin Sebaiknya Diganti?
Berkendara Saat Hujan, Handgrip Motor Perlu Diperhatikan
Harga di Bawah Rp100 Juta, Ini Pilihan Mobil Matik Bekas untuk Harian

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serangan Iran Hancurkan 24 Fasilitas Militer AS, Nilai Kerusakan Capai Rp271 Triliun
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Freeport Siapkan Investasi Rp101,57 Triliun untuk Garap Tambang Kucing Liar
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Perdana Ikut Namu Balai Kota, Warga Sunter Senang Anak Jajal Jadi Reporter
• 3 jam laludetik.com
thumb
Hasil Liga Spanyol: Barça Bantai Alavés dengan Skor Penuh 6-1
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Nindya Karya Sampaikan Duka Cita, Dampingi Keluarga Korban Insiden
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.