Kegiatan Namu Balai Kota Jakarta tak hanya menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat lingkungan kantor pemerintahan. Pengunjung juga diajak melihat langsung bagaimana teknologi dimanfaatkan Pemprov DKI Jakarta untuk mengelola Ibu Kota melalui Jakarta Smart City.
Pantauan detikcom di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (31/10/2026), sejumlah peserta Namu Balai Kota mengunjungi ruang kantor Jakarta Smart City. Tempat ini menjadi salah satu pusat pengelolaan kota berbasis teknologi digital di Jakarta.
Di lokasi tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai fasilitas yang digunakan untuk mendukung pengembangan konsep kota cerdas atau smart city.
Salah satu yang menarik perhatian pengunjung ialah keberadaan lima ruang meeting berukuran besar. Ruangan tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan diskusi, koordinasi, hingga pengembangan inovasi terkait pengelolaan kota.
Namun, bagian yang paling mencuri perhatian ialah monitoring room atau ruang pemantauan. Di ruangan ini, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana petugas memantau kondisi Jakarta selama 24 jam melalui jaringan kamera pengawas atau CCTV.
Sejumlah layar berukuran besar menampilkan berbagai informasi dan kondisi wilayah Jakarta. Melalui sistem tersebut, petugas dapat memantau situasi kota sekaligus menerima dan merespons laporan masyarakat.
Pengunjung juga diperkenalkan dengan aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Aplikasi tersebut mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu platform sehingga masyarakat dapat mengakses informasi maupun layanan pemerintah dengan lebih mudah.
Salah satu pengunjung, Mary (40), mengaku kagum setelah melihat langsung fasilitas Jakarta Smart City saat mengikuti kegiatan Namu Balai Kota. Menurutnya, Jakarta Smart City memiliki platform yang dapat membantu masyarakat mendapatkan berbagai informasi sekaligus menyampaikan laporan mengenai persoalan di Ibu Kota.
"Jadi kita senang sekali bisa lihat di dalamnya seperti apa, ruang meeting seperti apa. Ada Jakarta Smart City yang selama ini kita nggak pernah tahu ternyata kita punya platform yang begitu cerdas sehingga kita bisa laporan, kita bisa tahu segala berita dan juga informasi apa pun mengenai Jakarta, semua ada di situ. Luar biasa Jakarta Smart City," kata Mary.
Mary menilai keberadaan fasilitas tersebut perlu lebih banyak disosialisasikan kepada masyarakat. Sebab, masih banyak warga yang belum mengetahui fungsi dan layanan yang tersedia melalui Jakarta Smart City.
(bel/zap)





