BANDUNG — Pameran seni IN MEDIO yang diinisiasi ARTJOG melalui program Love ARTJOG digelar di Dia.Lo.Gue @dotHub Space, Summarecon Bandung (Summaba), mulai 31 Oktober hingga 29 November 2026. Pameran ini menghadirkan karya lima seniman dengan latar belakang dan pendekatan artistik yang beragam. IN MEDIO tidak sekadar menjadi ruang apresiasi seni, tetapi juga membawa pesan tentang kesetaraan, keberagaman, dan inklusivitas, khususnya dalam memberikan ruang bagi seniman disabilitas.
Baca Juga
Menyulap Busana Lokal Jadi Karya Seni, Cerita Othman di Panggung BSI Expo 2026
100 Seniman Pamerkan Karya Seni Rupa di Nandur Srawung Taman Budaya Yogyakarta
Direktur Program ARTJOG Gading Narendra Paksi menjelaskan, pameran IN MEDIO merupakan muara dari rangkaian program residensi seniman yang sebelumnya diselenggarakan di Yogyakarta.
Gading mengatakan, program ini merupakan bagian dari Love ARTJOG, sebuah platform yang berangkat dari komitmen ARTJOG untuk membangun ekosistem seni yang lebih inklusif sekaligus mendorong kesadaran publik terhadap seni dan disabilitas.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
“Dalam program ini, ARTJOG berkolaborasi dengan Tab Space, sebuah social enterprise yang memfasilitasi seniman disabilitas sebagai praktisi profesional, serta dotHub Space sebagai ruang kolaborasi inklusif yang mempertemukan seni, desain, dan budaya,” ujar Gading dalam pembukaan pameran seni IN MEDIO di Bandung, Sabtu (31/10/2026).
Program residensi tersebut juga menggandeng Ace House Collective, kolektif seni independen asal Yogyakarta, sebagai fasilitator.
Adapun lima seniman yang terlibat dalam program residensi tersebut ialah Clara Vania (Yogyakarta), Dewi Nurlaela (Jakarta), Ilham Sadikin (Bandung), Septa Anggitayuda (Bogor), dan Zakka Nurul Giffani Hadi (Yogyakarta).
Selama 10 hari, mereka mengikuti proses pertukaran pengetahuan, eksplorasi artistik, serta berinteraksi dengan berbagai seniman, kolektif seni, dan ruang seni independen di Yogyakarta.
Pengalaman selama residensi kemudian diterjemahkan ke dalam karya dengan pendekatan dan medium yang beragam. Karya-karya tersebut mencakup eksplorasi arsitektur, transportasi, dan tradisi melalui figur robotik; simbolisme kesetaraan komunitas Tuli dan Dengar; fotografi dan bahasa isyarat; dokumentasi hubungan keluarga menggunakan teknik cyanotype; hingga kolase yang memadukan citra fisik dan digital.
Melalui karya-karya tersebut, IN MEDIO mengajak pengunjung melihat seni dari perspektif yang lebih luas. Pameran ini sekaligus menjadi ruang perjumpaan untuk memahami keberagaman pengalaman dan mendorong terciptanya ekosistem seni yang memberikan kesempatan setara bagi setiap individu.
Dalam penyelenggaraannya, pameran ini turut didukung JNE sebagai mitra logistik. Perusahaan jasa pengiriman tersebut mengambil peran dalam mendukung distribusi karya seni dan berbagai perlengkapan pameran agar dapat sampai ke lokasi penyelenggaraan.
Senior Vice President Marketing JNE Eri Palgunadi mengatakan, dukungan terhadap pameran IN MEDIO merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun kolaborasi dengan berbagai sektor, termasuk seni dan industri kreatif.
“Bagi JNE, logistik bukan hanya tentang mengantarkan barang dari satu tempat ke tempat lainnya, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan sebuah ide, kreativitas, dan karya untuk dapat menjangkau lebih banyak orang,” kata Eri.
Eri mengatakan, pihaknya bangga dapat menjadi bagian dari pameran IN MEDIO bersama ARTJOG dan Tab Space. Kolaborasi ini sejalan dengan semangat JNE untuk terus memberikan manfaat melalui semangat Connecting Happiness, sekaligus mendukung ruang-ruang kreatif yang membuka kesempatan bagi setiap individu untuk berkarya dan menunjukkan potensinya.
Selain mendukung distribusi karya, JNE juga menghadirkan program promosi khusus selama pameran berlangsung. Pengunjung dapat membeli official merchandise ARTJOG melalui kanal penjualan Pesona Express JNE atau platform Mart Roket Indonesia.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap produk kreatif sekaligus menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung pameran.
Dukungan terhadap IN MEDIO menjadi salah satu bentuk keterlibatan perusahaan dalam ekosistem kreatif. Layanan logistik tidak hanya berfungsi mengirimkan barang, tetapi juga membantu karya dan gagasan menjangkau lebih banyak orang.