Parade Surabaya Juang 2026 diawali dengan aksi teatrikal di kawasan Tugu Pahlawan, Kota Surabaya, Minggu (1/11/2026).
Pertunjukan tersebut mengangkat kisah perjuangan Soegiharto, pemain Persebaya era 1930-an yang memilih bergabung dengan Barisan Keamanan Rakyat (BKR) Surabaya hingga gugur dalam perjuangan melawan penjajah.
Teatrikal itu menunjukkan Soegiharto pemain Persebaya era 1930-an tergerak bergabung dalam barisan BKR Surabaya di bawah kepemimpinan Kolonel Soengkono hingga gugur.
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya turut hadir menyaksikan teatrikal dan berpesan agar peringatan Hari Pahlawan 10 November 2026 bisa mengingatkan perjuangan pemuda Surabaya yang ikut melawan sekutu.
“Selagi ada kemiskinan, selagi masih ada anak putus sekolah, maka kita belum merdeka,” ungkapnya.
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya dan istrinya Rini Indriyani di atas mobil Jeep bersiap memimpin karnaval Parade Surabaya Juang, Minggu (1/11/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.netIa mengajak di masa sekarang, warga harus meneruskan perjuangan pahlawan
“Hari ini kita memperingati 10 November, maka semangat kita harus semangat menuju kemerdekaan seutuhnya Kota Surabaya,” ungkapnya.
Usai teatrikal, Eri memberikan bendera merah putih pada paskibraka sebagai penanda dimulainya karnaval Parade Surabaya Juang.
Sekitar pukul 15.45 WIB rombongan Forkopimda Kota Surabaya dengan mobil Jeep memimpin karnaval budaya dari Tugu Pahlawan menuju titik akhir di Balai Pemuda. (lta/saf/ham)




