KOMPAS.TV - Demonstran turun jalan di berbagai wilayah Prancis dalam aksi unjuk rasa yang telah berlangsung selama tiga pekan berturut-turut.
Pemerintah Prancis menyebut sekitar 320 ribu orang ambil bagian dalam aksi tersebut.
Unjuk rasa diwarnai bentrok antara massa dengan polisi yang berjaga. Gas air mata dan bom asap pun membuat massa pengunjuk rasa berlarian.
Polisi mengarahkan para demonstran menjauhi pusat kota untuk mengurangi risiko kerusuhan di sekitar gedung-gedung pemerintahan dan kawasan wisata.
Dalam unjuk rasa ini, massa memprotes tingginya biaya hidup di Prancis.
Massa demonstran muda kembali membanjiri jalan-jalan di seluruh Prancis pada hari Sabtu (31/10/2026) waktu setempat untuk menggelar aksi unjuk rasa di akhir pekan ketiga unjuk rasa berturut-turut terkait lonjakan biaya hidup dan krisis pendidikan.
Pemerintah Prancis memperkirakan sekitar 320.000 orang turut serta dalam aksi nasional ini.
Meski jumlah massa tercatat lebih sedikit dibandingkan demonstrasi sebelumnya, pergerakan ini dinilai tetap menjadi sinyal kuat atas keresahan publik yang signifikan.
Baca Juga: Lempar Bom Molotov ke Polisi, Demo Biaya Hidup dan Pendidikan di Paris Berakhir Bentrok | SAPA MALAM
#demo #paris #prancis
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- demo
- demo paris
- demo biaya hidup
- biaya hidup paris
- bentrok demo paris





