Yordania sita senjata api otomatis yang diselundupkan via balon udara

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Amman (ANTARA) - Pasukan keamanan Yordania menyita sembilan senjata api otomatis dan perangkat GPS dari sebuah tas yang diselundupkan ke negara itu menggunakan balon udara panas di provinsi Karak bagian selatan, kata Direktorat Keamanan Publik sebagaimana warta Xinhua, Minggu (1/11).

Juru bicara (jubir) direktorat tersebut mengatakan bahwa Kepolisian Karak menindaklanjuti laporan mengenai sebuah tas mencurigakan di area Muhi, Kegubernuran Karak, dan menyita senjata-senjata itu.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa tas itu terbawa oleh angin dari area perbatasan selatan Yordania, kata jubir tersebut.

Penyitaan tersebut terjadi sepekan usai sekelompok pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah warga sipil yang menghadiri upacara pemakaman di sebuah gereja di Desa Hmoud, Karak, menewaskan sembilan orang dan melukai beberapa lainnya, menurut pernyataan resmi pemerintah Yordania.

Otoritas Yordania kemudian mengumumkan penangkapan tiga tersangka yang berkaitan dengan serangan tersebut menyusul operasi keamanan.




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua Kadin Lapor Prabowo, Investasi Dalam Negeri Rp 2.000 Triliun
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Thailand Tutup Perbatasan dengan Myanmar Selama 7 Hari, Situasi Makin Memanas!
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Benny Harman Demokrat: Sejak Putusan MA, Kedudukan Gibran sebagai Wapres Tidak Sah, Batal Demi Hukum
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kolaborasi no na x Shopee Curi Perhatian, Koreografinya Jadi Tren di Media Sosial
• 4 jam lalugrid.id
thumb
PBB ingatkan potensi ketegangan di Sahara Barat usai misi berakhir
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.