Bimbim Slank Ingatkan Musisi Muda Berani Kritik Lewat Karya

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Drummer Slank, Bimbim, menegaskan bahwa seni dan budaya merupakan ruang ekspresi masyarakat yang tidak bisa dibungkam. Ia mendorong musisi dan seniman untuk berani menyampaikan sikap melalui karya, terutama ketika merespons persoalan sosial.

Pernyataan itu disampaikan Bimbim dalam konferensi pers menjelang konser Hey Slank di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (1/11/2026).

Menurut Bimbim, demokrasi seharusnya memberikan ruang bagi masyarakat untuk memiliki sikap dan menyampaikan pendapat melalui berbagai medium, mulai dari musik, seni, buku, hingga film.

Ia menilai masyarakat tidak seharusnya hanya menjadi pengikut tanpa berani menyampaikan pandangan sendiri.

Bimbim juga menyoroti munculnya musisi muda yang semakin kritis dalam merespons persoalan sosial. Menurutnya, upaya membungkam suara melalui karya justru dapat membuat ekspresi tersebut semakin kuat.

Ia menegaskan bahwa seni dan budaya merupakan bagian dari ekspresi masyarakat yang tidak bisa begitu saja dihentikan.

Meski mendorong keberanian menyampaikan pendapat, Bimbim mengingatkan bahwa kritik melalui karya seni harus disertai tanggung jawab.

Ia menekankan bahwa pernyataan sikap melalui karya bukanlah ajakan untuk melakukan kekerasan.

Bimbim juga mengingatkan bahwa demokrasi memberikan ruang bagi masyarakat untuk saling mengkritik. Karena itu, setiap pihak harus siap menyampaikan maupun menerima kritik selama tidak disertai tindakan kekerasan.

Baca Juga: Sudaryono Heran Tak Ada Demonstrasi yang Dukung Program MBG

Pernyataan Bimbim disampaikan menjelang penampilan Slank dalam rangkaian Slank In Concert bersama HS di Banyuwangi.

Konser tersebut menjadi kota ke-10 dalam perjalanan kolaborasi Slank dan HS yang telah berlangsung selama setahun.

Dalam kesempatan itu, Bimbim menyebut Slank telah menyiapkan sekitar 18 lagu untuk dibawakan di hadapan para penggemar.

Antusiasme juga datang dari Slankers berbagai daerah, termasuk Bali, Jember, Probolinggo, Surabaya, Lumajang, dan Kediri, yang berencana menghadiri konser tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah, Raih Podium Kedua Moto3 Malaysia 2026
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pengamat Politik Sebut Kolaborasi Pertamina Perkuat Tata Kelola Energi
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bapanas Ungkap Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Negara Berpotensi Rugi Rp3,3 Miliar
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Kronologi Polisi Gerebek Ponpes di Sukoharjo, Terjadi Saat Santriwati Terlelap
• 20 jam laludisway.id
thumb
Propam Dalami Keluhan Penggeledahan Ponpes Santriwati di Sukoharjo
• 9 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.