HARIAN.FAJAR.CO.ID, LIVERPOOL – Arsenal mengakhiri kutukan selama 14 tahun di Anfield. The Gunners mempermalukan Liverpool 1-0 Premier League 2026/2027, Senin (2/11/2026).
Gol tunggal Kai Havertz pada menit ke-16 menjadi pembeda dalam duel dua tim papan atas tersebut.
Hasil ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Arsenal untuk meraih kemenangan di markas Liverpool.
Terakhir kali The Gunners membawa pulang tiga poin dari Anfield terjadi pada 2012.
Menariknya, kemenangan bersejarah ini diraih ketika Mikel Arteta sudah berstatus sebagai pelatih Arsenal.
Pada kemenangan terakhir di Anfield pada 2012, Arteta masih menjadi bagian dari skuad The Gunners sebagai pemain.
Arsenal tampil efektif dengan memaksimalkan kesalahan fatal penjaga gawang Liverpool, Alisson Becker.
Kiper asal Brasil itu gagal mengantisipasi situasi saat mencoba mengirimkan umpan kepada Jurrien Jacquet. Bola justru jatuh ke penguasaan pemain Arsenal.
Noni Madueke dan Declan Rice kemudian membangun serangan dari sisi kanan.
Kombinasi keduanya menghasilkan umpan matang yang disambut Havertz di tiang jauh.
Arsenal pun unggul 1-0 ketika pertandingan baru berjalan 16 menit.
Gol tersebut menjadi torehan ketiga Havertz bersama Arsenal musim ini.
Penyerang asal Jerman itu juga menambah koleksi golnya di Premier League menjadi 46, melewati catatan Ilkay Gundogan sebagai pemain Jerman tersubur dalam sejarah kompetisi tersebut.
Tertinggal lebih dahulu membuat Liverpool meningkatkan tekanan.
Tuan rumah berusaha mengambil alih kendali permainan dan mencari gol penyama kedudukan.
Namun, dominasi penguasaan bola Liverpool tidak cukup untuk membongkar pertahanan Arsenal.
Sejumlah serangan yang dibangun The Reds kerap kehilangan efektivitas ketika memasuki sepertiga akhir lapangan.
David Raya juga tidak banyak mendapat ancaman serius sepanjang pertandingan.
Liverpool kesulitan mengubah tekanan menjadi peluang matang yang benar-benar membahayakan gawang Arsenal.
Di sisi lain, Arsenal memilih bermain lebih disiplin setelah mendapatkan keunggulan.
Pasukan Arteta mampu menjaga organisasi pertahanan sekaligus meredam upaya Liverpool mengejar ketertinggalan.
Pertandingan juga diwarnai sejumlah insiden yang melibatkan pemeriksaan VAR.
Salah satunya ketika Jurrien Timber menarik baju Alexander Isak saat penyerang Liverpool tersebut berusaha menyambut bola melalui sundulan. Namun, wasit tidak menunjuk titik putih.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Arsenal.
The Gunners sukses melewati salah satu lawatan tersulit mereka di Premier League dengan membawa pulang tiga poin.
Kemenangan ini bukan sekadar memutus catatan buruk di Anfield yang bertahan sejak 2012.
Tambahan tiga poin juga mengantarkan Arsenal kokoh di puncak klasemen sementara Premier League 2026/2027.
Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan efektivitas Arsenal dalam memanfaatkan peluang dan mempertahankan keunggulan.
Sebaliknya, Liverpool harus menerima kenyataan gagal memaksimalkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.





