Jakarta, tvOnenews.com- Shalat Subuh merupakan salah satu kewajiban umat Islam yang memiliki keutamaan besar. Keutamaannya pernah dijelaskan Ustaz Khalid Basalamah disalah satu ceramahnya.
Namun, tidak sedikit orang yang mengalami bangun kesiangan hingga melewatkan waktu pelaksanaan shalat Subuh.
Lantas, bagaimana hukumnya jika seseorang baru terbangun ketika matahari sudah terbit?
Drngan ini, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa orang yang tertidur tanpa sengaja hingga melewatkan waktu Subuh tetap wajib mengerjakan shalat ketika terbangun.
- Tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official
Kondisi tersebut termasuk uzur karena ketiduran, selama bukan dilakukan dengan sengaja meninggalkan kewajiban.
Dalam ceramahnya yang dikutip dari kanal YouTube Khalid Basalamah Official, beliau menegaskan, "Tetap malah harus dikerjakan," katanya dikutip dari Youtube Ustaz Khalid Basalamah, Senin (2/11/2026).
Ia juga menjelaskan, "Inikan termasuk udzur ya karena ketiduran, tetap dikerjakan jam berapa pun anda bangun," sambung Ustaz Khalid.
Menurut penjelasan tersebut, seseorang yang benar-benar tidak sengaja tertidur hingga matahari terbit tidak boleh membiarkan shalat Subuh terlewat begitu saja. Dia harus segera menunaikan shalat setelah sadar dan bangun dari tidurnya.
Penjelasan ini sejalan dengan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim terkait hukum shalat subuh kesiangan.
Rasulullah bersabda bahwa siapa saja yang lupa mengerjakan shalat, hendaklah ia mengerjakannya ketika ingat. Ketentuan ini menjadi pedoman bagi orang yang tertinggal shalat karena lupa atau tertidur.
“Barangsiapa yang lupa shalat atau tertidur, maka kafaratnya (tebusannya) adalah ia mengerjakannya ketika ia ingat.” (HR. Bukhari no. 597 dan Muslim no. 684)
Meski demikian, Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan bahwa kondisi tersebut berbeda dengan orang yang sengaja tidak mengerjakan shalat meskipun sudah mendengar azan Subuh.
Pasalnya, menunda shalat tanpa alasan yang dibenarkan merupakan perbuatan dosa karena meremehkan kewajiban kepada Allah SWT.
"Hadis Bukhari, Kata Nabi SAW, siapa yang lupa shalat dia kerjakan kapan dia kerjakan kapan dia teringat," lanjutnya.
Oleh karena itu, umat Islam hendaknya tidak menjadikan alasan ketiduran sebagai kebiasaan. Setiap Muslim perlu berusaha menjaga waktu tidur, memasang alarm, serta membiasakan diri bangun lebih awal agar dapat menunaikan shalat Subuh tepat waktu.




