Empat warga negara Indonesia (WNI) terseret ombak besar hingga jatuh ke laut saat memancing di dekat Pantai Hirai, Kota Kashima, Prefektur Ibaraki, Jepang, Minggu (1/11).
Dalam insiden tersebut, satu WNI ditemukan meninggal dunia, sementara satu lainnya masih dinyatakan hilang.
Media Jepang, FNN Prime Online, melaporkan bahwa pihak berwenang menerima laporan mengenai pemancing yang jatuh ke laut di sebuah pemecah ombak (breakwater) dekat Pantai Hirai, Kota Kashima. Laporan itu diterima pada Minggu (1/11) sekitar pukul 15.30 waktu setempat.
Menurut Penjaga Pantai Jepang (Japan Coast Guard) dan pihak terkait, empat pria warga negara Indonesia berusia 20-an tahun jatuh ke laut saat memancing di area yang dilarang untuk dimasuki.
Dari empat orang tersebut, dua di antaranya berhasil diselamatkan oleh peselancar yang berada di sekitar lokasi dan tidak mengalami luka. Sementara itu, dua orang lainnya sempat dinyatakan hilang.
Satu dari dua WNI yang hilang kemudian ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri pada malam hari. Korban sempat dievakuasi ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong. Sementara satu WNI lainnya hingga kini masih belum ditemukan.
Saat kejadian, gelombang laut di Kota Kashima telah tinggi sejak pagi akibat pengaruh Topan Nomor 31. Peringatan gelombang tinggi (wave advisory) juga telah dikeluarkan untuk wilayah tersebut.





