tvOnenews.com - Perkembangan teknologi digital menghadirkan cara baru bagi umat Islam untuk mengenal dan mempelajari perjalanan ibadah ke Tanah Suci.
Belakangan, game simulator umrah menjadi perbincangan di media sosial karena menawarkan pengalaman virtual yang menggambarkan suasana Makkah hingga tahapan pelaksanaan ibadah umrah.
Menariknya, sejumlah simulator tersebut memungkinkan pengguna menjelajahi lingkungan Masjidil Haram, melihat replika Ka'bah, hingga mempelajari rangkaian ibadah seperti tawaf dan sa'i melalui karakter tiga dimensi (3D).
Fenomena ini pun mendapat sambutan positif dari warganet.
Bahkan, sejumlah content creator turut mengulas game simulator umrah tersebut melalui konten video hingga siaran langsung atau live streaming.
Mereka memperlihatkan pengalaman menjelajahi dunia virtual yang menghadirkan gambaran suasana Tanah Suci.
"Semoga yang bikin simulator ini dapat pahala," tulis salah satu warganet.
"Siapa pun yang buat simulator ini, kudoakan masuk surga," ungkap warganet lainnya.
"Aku yang belum pernah ke Tanah Suci jadi bisa ngerasain, kayak nyata banget terharuuu," kata warganet lain.
- simulator.syumra.id
Tak sedikit yang merasa terharu karena teknologi tersebut bisa menjadi sarana untuk mengobati kerinduan terhadap Baitullah, terutama bagi mereka yang belum memiliki kesempatan menginjakkan kaki di Tanah Suci.
Bahkan, pengembang simulator umrah yang menghadirkan pengalaman tersebut mendapatkan banyak apresiasi.
Salah satu proyek yang menarik perhatian adalah Syumra Simulator, sebuah simulasi perjalanan umrah interaktif yang dikembangkan oleh Erwin Hermanto.
Proyek ini dapat diakses langsung melalui browser sehingga pengguna tidak harus mengunduh game berukuran besar terlebih dahulu.
Syumra Simulator, Game Umrah 3D Buatan Erwin Hermanto
Salah satu simulator umrah yang ramai diperbincangkan adalah Syumra Simulator yang diperkenalkan oleh pengembang bernama Erwin Hermanto.
Melalui proyek ini, Erwin menghadirkan pengalaman simulasi perjalanan umrah dengan memanfaatkan teknologi tiga dimensi.
Pengguna dapat menggerakkan karakter virtual untuk mengikuti sejumlah tahapan perjalanan ibadah.
Melalui akun Threads miliknya @erwinhermantodev, Erwin memperkenalkan proyek tersebut.
Dalam unggahannya, ia menjelaskan bahwa simulator tersebut merupakan hasil pengembangan menggunakan pendekatan vibe coding dengan teknologi Three.js dan Rust.




