Tiwi/Fadia Bawa Pulang Hadiah Rp716 Juta dari Hylo Open 2026, Jonatan Christie Rp344 Juta

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pasangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, mengantongi hadiah Rp716 juta setelah menjuarai Hylo Open 2026. Sedangkan Jonatan Christie memperoleh Rp344 juta usai mengakhiri turnamen sebagai runner-up.

Tiwi/Fadia memastikan gelar juara setelah menundukkan pasangan unggulan pertama asal Taiwan, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun, melalui pertarungan dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-19.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Tiwi/Fadia karena untuk pertama kalinya mereka meraih gelar turnamen level Super 500 sebagai pasangan. Ini sekaligus meningkatkan catatan prestasi setelah sebelumnya menjuarai ajang Super 300.

Tiwi mengaku sangat bersyukur bisa meraih gelar yang lebih tinggi bersama Fadia, terlebih pertandingan final berlangsung ketat sejak awal hingga poin-poin penentuan.

“Perasaannya sangat senang dan bersyukur bisa upgrade gelar sama Fadia (sebelumnya sudah menang turnamen Super 300). Permainan tadi cukup ketat, dari awal sampai game point, tapi kami mencoba untuk tetap tenang, fokus, dan tidak terburu-buru,” ujar Tiwi seperti dikutip dari rilis PBSI, Senin (2/11/2026).

Ia mengungkapkan, arahan pelatih Karel Mainaky menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga permainan mereka, terutama ketika menghadapi tekanan pada laga penentuan gelar.

“Coach Karel (Mainaky) banyak mengingatkan untuk lebih berani, saling menutup satu sama lain, nekat, dan memaksa karena ini match terakhir,” kata Tiwi.

Menurutnya, keberhasilan di Jerman tersebut memiliki arti besar sebagai bekal untuk menghadapi persaingan yang lebih tinggi, sekaligus menjadi persembahan bagi orang-orang yang selama ini mendukung perjalanan kariernya.

“Gelar ini sangat berarti bagi saya untuk modal kami melaju lebih jauh lagi,” ujarnya.

Tiwi juga mendedikasikan kemenangan tersebut kepada Karel Mainaky, Nitya Krishinda Maheswari, Kelana Sukma, tim ganda putri Indonesia, keluarga, pasangan, serta masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan.

Di sisi lain, keberhasilan Tiwi/Fadia turut menambah persaingan di sektor ganda putri Pelatnas Cipayung karena mereka kini berupaya mendekati dua pasangan Indonesia yang lebih dahulu menembus jajaran 10 besar dunia.

Dua pasangan yang menjadi pesaing tersebut adalah Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, yang memiliki posisi peringkat lebih baik dibandingkan Tiwi/Fadia berdasarkan pengumuman ranking pekan sebelumnya.

Fadia juga menyampaikan rasa bahagianya karena mereka mampu memanfaatkan kesempatan untuk menjadi juara, meskipun mengakui masih melakukan sejumlah kesalahan sendiri pada gim kedua.

“Alhamdulillah sangat senang dan bahagia karena kami bisa mengambil gelar di Super 500 kali ini,” ujar Fadia.

Ia menjelaskan, strategi yang digunakan pada dua gim sebenarnya tidak mengalami perubahan, tetapi kesalahan sendiri pada gim kedua membuat lawan lebih leluasa melancarkan serangan.

“Secara permainan sebenarnya tidak ada yang berubah dari lawan, kami menerapkan strategi yang sama di game pertama dan game kedua, namun di game kedua kami terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri dan lawan jadi lebih berani buat menyerang kami,” jelasnya.

Fadia menegaskan, gelar Hylo Open 2026 bukan menjadi tujuan akhir karena mereka ingin terus meningkatkan level permainan dan bersaing di turnamen yang lebih besar.

“Target ke depannya, pastinya ingin mencapai level yang lebih tinggi lagi dan ini kesempatan kami karena tidak banyak pemain top yang ikut dan Alhamdulillah kami bisa memaksimalkan kesempatan yang ada dan meraih gelar juara,” katanya.

Sebelum naik podium tertinggi di Hylo Open 2026, Tiwi/Fadia lebih dahulu mencatatkan prestasi dengan menjuarai Thailand Masters pada Januari lalu, turnamen yang masuk kategori BWF Super 300.

Sementara itu, Jonatan Christie gagal menjadi juara. Tunggal putra Indonesia tersebut harus mengakui keunggulan wakil India, Lakshya Sen pada partai final.

Jonatan kalah dalam dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 10-21. Kekalahan tersebut sekaligus menggagalkan ambisinya mempertahankan gelar Hylo Open. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menegakkan Hukum, Merawat Kepercayaan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Foto: TPA Degayu di Pekalongan Terbakar, Asap Pekat Membubung
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Desainer RI-Australia Tampilkan Kolaborasi Kreatif di Jakarta Fashion Week 2027
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
WBSA Catat Pendapatan Rp2,9 Triliun hingga September 2026, Laba Bersih Turun 55 Persen
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Konflik Timur Tengah, Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar
• 5 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.