Gibran Kunker ke Sulbar, Tinjau RSUD Kondosapata dan Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau RSUD Kondosapata di Dusun Katoing, Desa Penanian, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Senin (02/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gibran menekankan pentingnya peningkatan kapasitas rumah sakit agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang memadai di daerah sendiri tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Gibran menilai peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah perlu didukung oleh kesiapan fasilitas, tenaga medis, dan peralatan kesehatan.

“Kita ingin masyarakat bisa mendapat pelayanan kesehatan yang baik di daerahnya sendiri tanpa harus menempuh perjalanan jauh untuk kebutuhan yang seharusnya dapat ditangani di daerah tersebut,” ujar Gibran dalam keterangan BPMI Setwapre, Senin (2/10/2026)

Lebih lanjut, Gibran menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur rumah sakit harus berjalan beriringan dengan pemenuhan sumber daya manusia dan peralatan medis. Menurutnya, ketersediaan gedung dan fasilitas fisik perlu diikuti kesiapan rumah sakit dalam memberikan pelayanan secara optimal kepada pasien.

“Rumah sakit ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kita ingin pembangunannya berjalan baik, tapi yang tidak kalah penting adalah kesiapan dokter, alat kesehatan, dan pelayanan kepada pasien. Jangan sampai gedungnya sudah selesai, tetapi fasilitas dan tenaga medisnya belum siap,” tegasnya.

Gibran juga mengingatkan agar proses pembangunan rumah sakit tetap memperhatikan keberlangsungan pelayanan kesehatan. Ia meminta agar aktivitas pembangunan tidak mengganggu keselamatan maupun kenyamanan pasien yang sedang menjalani perawatan.

“Selama pembangunan, bagaimana pelayanan pasien? Tolong pastikan tidak mengganggu keselamatan dan kenyamanan pasien,” pesannya.

Selain itu, ia turut menanyakan langkah pemenuhan kebutuhan dokter spesialis, termasuk peluang kerja sama dengan perguruan tinggi melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).

“Terkait pemenuhan kebutuhan dokter spesialis, di sini sudah ada berapa? apa sudah ada MoU dengan universitas?” tanya dia.

Plt. Direktur RSUD Kondosapta, Naomi Bungan, menjelaskan bahwa saat ini rumah sakit telah memiliki sejumlah dokter spesialis, di antaranya dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn), THT, gigi, serta anestesi. Namun, jumlah tenaga medis tersebut masih perlu ditambah, khususnya untuk dokter obgyn yang saat ini baru tersedia satu orang dari kebutuhan dua orang.

“Saat ini ada sekitar 4 orang, yaitu dokter obgyn. Tapi hanya 1, kebutuhan kami ada 2. Kemudian ada dokter ahli THT, kemudian ada dokter spesialis gigi, kemudian dokter anestesi,” kata Naomi.

“Selebihnya itu kami MoU dengan Unhas (Universitas Hasanuddin) untuk pemenuhan dokter yang lain,” imbuhnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bertemu Sultan Oman, Xi Jinping: Timur Tengah Tak Boleh Jadi Medan Persaingan Negara Adidaya
• 12 menit lalukumparan.com
thumb
Minggu, manfaat bayam hingga Heidi Klum cosplay jadi tangan terputus
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Kepulauan Seribu Kembangkan Kawasan Wisata Bebas Sampah
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemprov DKI Gandeng Duta Antihoaks Berantas Berita Palsu
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gas Berbau Menyengat Picu Keluhan Warga di Karawang, Kemenperin Selidiki Pindo Deli
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.