JAKARTA, KOMPAS.TV - Penumpang yang terbiasa mencari tiket KA Sembrani, Argo Wilis, atau Matarmaja perlu mencermati perubahan nama kereta dalam Grafik Perjalanan Kereta (Gapeka) 2026.
Mulai 1 Desember 2026, nama ketiga layanan tersebut bakal digabung dengan nama kereta lain pada relasi yang sama, sehingga penumpang perlu memeriksa kembali nama layanan, jadwal, dan fasilitas sebelum memesan tiket.
Mengutip keterangan resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI), Sembrani dan Argo Anjasmoro dikelompokkan bersama Anggrek untuk relasi Surabaya Pasar Turi–Gambir pulang-pergi.
Sementara itu, Argo Wilis digabung dengan Turangga pada relasi Surabaya Gubeng–Bandung pulang-pergi. Adapun Matarmaja digabung dengan Majapahit untuk relasi Malang–Pasarsenen pulang-pergi.
Baca Juga: KAI Perpanjang Diskon Tiket Kereta hingga 50 Persen untuk Veteran sampai 2029
KAI menyampaikan, penerapan Grafik Perjalanan Kereta Api atau Gapeka 2026 mencakup penyesuaian jadwal, pola perjalanan, dan stasiun pemberhentian. Pemesanan tiket untuk keberangkatan mulai 1 Desember 2026 telah dibuka melalui Access by KAI pada 1 November 2026.
“Kami mengimbau pelanggan untuk memeriksa kembali jadwal keberangkatan dan kedatangan, tanggal perjalanan, serta stasiun asal dan tujuan melalui Access by KAI,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resminya, dikutip Senin (2/11/2026).
Apa Artinya bagi Penumpang?Perubahan nama membuat calon penumpang perlu mencari layanan berdasarkan stasiun asal, tujuan, dan tanggal keberangkatan. Mengandalkan nama kereta yang biasa digunakan berpotensi membuat penumpang melewatkan pilihan perjalanan yang tersedia.
Sebagai contoh, penumpang yang biasa menggunakan Sembrani perlu mencermati layanan bernama Anggrek. Pengguna Argo Wilis perlu memeriksa Turangga, sedangkan pengguna Matarmaja perlu mencermati Majapahit.
Baca Juga: Pramono Anung Akan Naikkan Tarif Transjakarta, LRT hingg MRT Mulai 1 Januari 2027
Selain Sembrani, Argo Wilis, dan Matarmaja, materi Sahabat Kereta mencantumkan sejumlah penggabungan nama lainnya, yakni:
Daftar Nama Kereta yang Digabung- Bima dan Argo Semeru menjadi Bima untuk relasi Surabaya Gubeng–Gambir.
- Progo, Bogowonto, dan Gajahwong menjadi Progo untuk relasi Lempuyangan–Pasarsenen.
- Gumarang, Kertajaya, dan Dharmawangsa Ekspres menjadi Dharmawangsa untuk relasi Surabaya Pasar Turi–Pasarsenen.
- Menoreh, Tawangjaya, dan Tawangjaya Premium menjadi Menoreh untuk relasi Semarang Tawang–Pasarsenen.
- Kertanegara dan Malioboro Ekspres menjadi Kertanegara untuk relasi Malang–Purwokerto.
- Mataram dan Jakatingkir menjadi Mataram untuk relasi Solo Balapan–Pasarsenen.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti
Sumber :
- gapeka 2026
- grafik perjalanan kereta
- daftar nama kereta digabung
- perubahan nama kereta





