NTP Sulsel Naik, Daya Beli Petani Belum Merata

celebesmedia.id
11 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar -  Kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Oktober 2026 belum dinikmati secara merata oleh seluruh pelaku sektor pertanian. Meski NTP gabungan meningkat 0,57 persen menjadi 126,66, tiga dari lima subsektor justru mengalami penurunan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, perkembangan NTP Oktober 2026 mencatat, subsektor tanaman perkebunan rakyat mengalami penurunan paling besar, yakni 1,48 persen. Disusul peternakan yang turun 1,05 persen dan perikanan sebesar 0,50 persen dibandingkan September 2026.

Sebaliknya, dua subsektor mencatatkan pertumbuhan positif. NTP hortikultura melonjak 16,62 persen, sedangkan tanaman pangan naik 0,39 persen.

Perbedaan pergerakan tersebut menunjukkan bahwa perbaikan daya beli di sektor pertanian Sulsel belum dirasakan secara merata. Petani hortikultura memperoleh keuntungan relatif lebih besar dari pergerakan harga, sementara petani perkebunan, peternak, dan pelaku perikanan menghadapi tekanan.

Secara keseluruhan, NTP Sulsel meningkat dari 125,94 pada September menjadi 126,66 pada Oktober 2026. Kenaikan ini dipengaruhi indeks harga yang diterima petani (It) sebesar 0,74 persen, lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga yang dibayar petani (Ib) sebesar 0,17 persen.

Indeks harga yang diterima petani naik dari 158,48 menjadi 159,65. Sementara itu, indeks harga yang dibayar petani meningkat dari 125,84 menjadi 126,05.

Kondisi berbeda terlihat pada subsektor perkebunan rakyat. Penurunan NTP sebesar 1,48 persen terjadi karena indeks harga yang diterima petani turun 1,25 persen, sedangkan biaya yang dibayar petani justru meningkat 0,23 persen.

Tekanan juga dialami subsektor peternakan. Indeks harga yang diterima peternak turun 0,97 persen, sementara indeks harga yang dibayar naik 0,08 persen. Penurunan harga terjadi pada seluruh kelompok, mulai dari ternak besar, ternak kecil, unggas hingga hasil ternak dan unggas.

Pada subsektor perikanan, NTP turun 0,50 persen. Kondisi ini dipicu penurunan indeks harga yang diterima pelaku perikanan sebesar 0,36 persen, berbanding terbalik dengan indeks harga yang dibayar yang naik 0,14 persen.

Penurunan harga terjadi pada perikanan tangkap sebesar 0,09 persen dan perikanan budidaya sebesar 0,56 persen.

Sementara itu, tanaman pangan masih mencatatkan kenaikan NTP sebesar 0,39 persen. Indeks harga yang diterima petani naik 0,56 persen, lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga yang dibayar sebesar 0,17 persen. Kenaikan harga palawija sebesar 2,52 persen turut menopang perbaikan subsektor ini.

Lonjakan paling tinggi terjadi pada hortikultura. NTP subsektor ini naik 16,62 persen setelah indeks harga yang diterima petani meningkat 16,67 persen, sedangkan indeks harga yang dibayar hanya naik 0,04 persen.

Kenaikan tersebut terutama ditopang kelompok sayur-sayuran yang mengalami peningkatan indeks harga sebesar 17,62 persen. Kelompok buah-buahan naik 1,49 persen dan tanaman obat-obatan meningkat 1,81 persen.

Sebagai indikator ekonomi perdesaan, NTP merupakan perbandingan indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayar petani. Indikator ini digunakan untuk melihat kemampuan daya beli petani sekaligus menggambarkan daya tukar hasil pertanian terhadap kebutuhan konsumsi rumah tangga dan biaya produksi.

Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat kemampuan daya beli petani. Namun, penurunan NTP pada tiga subsektor pertanian Sulsel menunjukkan bahwa kenaikan indikator gabungan belum sepenuhnya mencerminkan kondisi ekonomi seluruh petani.



Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Halmahera Utara ke Jakarta, NHM Peduli Dampingi Perjalanan Pengobatan Kasmari asal Kao Barat
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
Komnas HAM: Polisi Todong Senjata dan Tarik Santriwati Ponpes Halamatul Quran yang Belum Berhijab!
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Setelah Penantian Panjang, dr Gia Pratama Dinyatakan Hamil
• 11 jam lalucumicumi.com
thumb
Kecelakaan Truk di Bekasi, Korban Luka dan Meninggal Menerima Jaminan Jasa Raharja
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Kecelakaan Maut di Siak, Pengemudi Land Cruiser Jadi Tersangka dan Ditahan
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.