Sebut Indonesia Krisis Tata Kelola, Sudirman Said Singgung Korupsi hingga Nepotisme

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Ketua Umum Konferensi Republik Sudirman Said menilai Indonesia sedang menghadapi krisis tata kelola.

Hal itu ia sampaikan dalam pidatonya di Konferensi Republik, Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero, Maumere, Sabtu 31 Oktober 2026. 

“Yang kita hadapi hari ini adalah krisis tata kelola. Indonesia memerlukan kepemimpinan moral yang baru. Dan kita harus terus berikhtiar untuk keluar dari krisis tata kelola, yang mengancam keberlanjutan,” kata Sudirman.

Menurutnya, mengurus negara tidak cukup dengan kerja betul, yakni cakap dan profesional. Kerja itu juga harus benar: jujur, berintegritas, dan tahu malu.

“Hari-hari ini, jangankan kerja benar, kerja betul pun semakin kita rindukan,” ujarnya.

BACA JUGA:Nama Sudirman Said Muncul dalam Survei Kepemimpinan Nasional 2029, Ini Respons MTI

Sudirman mencontohkan kasus dugaan korupsi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Bila hak korban bencana pun dicuri, bagaimana dengan yang lain? Bila urusan haji pun dikorupsi, bagaimana dengan urusan lain? Bila dana sosial hak orang-orang yang paling miskin pun dirampok, bagaimana dengan yang lain?”

Sudirman juga menyoroti meritokrasi yang dilumpuhkan, nepotisme yang dibiarkan tumbuh, institusi yang dilemahkan, serta kebijakan yang diputuskan diam-diam di balik layar. Menurutnya, yang dipertaruhkan adalah masa depan generasi mendatang.

“Menyikapi ini semua, kita tidak mungkin diam,” tegasnya.

BACA JUGA:Massa Aksi di Sudirman Bubarkan Diri, Sejumlah Peserta Turut Bersihkan Sampah

Keresahan serupa disampaikan Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, dalam pidato kuncinya.

Ia mengingatkan bahaya kekuasaan yang menutup ruang diskusi dan takut menghadapi oposisi, yang menurutnya menjadi “lonceng kematian bagi demokrasi”.

Kritik, kata dia, bukan ancaman, melainkan bagian dari merawat kehidupan bersama.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri PPPA Ungkap 3 Faktor Pemicu Marak Kekerasan Anak
• 53 menit lalukumparan.com
thumb
KSP Resmikan Renovasi SDN di Yogya, Tinjau Pembelajaran Koding dan AI
• 9 jam laludetik.com
thumb
Trump Klaim AS Bisa Serang Sisa Fasilitas Nuklir Iran dalam 10 Menit
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Klasemen Liga Voli Vietnam 2026: Rivan Nurmulki Tempel Farhan Halim, Boy Arnez Berjuang Rebut Tiket Semifinal
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Klasemen Liga Italia 2026-2027: Lazio Tinggalkan Inter Milan, Juventus Salip Napoli
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.