Jadwal 8 Fenomena Astronomi November 2026, Catat Tanggalnya!

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: November 2026 menjadi bulan yang tak kalah memikat bagi para pencinta astronomi. Sepanjang bulan ini, berbagai peristiwa astronomi menarik akan muncul silih berganti di langit.

Peristiwa-peristiwa tersebut bisa disaksikan kapan saja, baik saat tengah malam maupun menjelang subuh. Mulai dari beberapa planet yang tampak berdekatan hingga bulan purnama yang terlihat lebih besar dari biasanya.

Salah satu yang paling dinantikan adalah hujan meteor, yang terjadi sebanyak tiga kali pada bulan ini. Selain itu, bintang jatuh yang bersinar terang juga bisa terlihat melesat di langit gelap.

Selain indah dipandang, rangkaian peristiwa ini juga menjadi kesempatan baik untuk belajar astronomi secara langsung. Dikutip dari National Geographic, berikut daftar lengkap fenomena langit sepanjang November 2026. Fenomena Astronomi November 2026 1. Bulan, Mars, dan Jupiter Berbaris (2-3 November) Pada 2 dan 3 November sekitar tengah malam, Bulan, Mars, dan Jupiter akan tampak berjajar rapat di langit sebelah timur. Ketiganya bergerak naik hingga pagi dengan jarak sekitar enam derajat, atau seukuran bidang pandang teropong binokular.

Bintang Regulus, yang paling terang di rasi Leo, terlihat tepat di bawah ketiganya. Jika garis itu ditelusuri ke atas, pengamat bisa menemukan Gugus Beehive di rasi Cancer.

Dengan mata telanjang, gugus ini hanya tampak seperti noda samar. Namun, binokular atau teleskop bisa memperlihatkan sekitar 1.000 bintang di dalamnya. 2. Hujan Meteor Taurid (4-5 dan 11-12 November) November dibuka dengan dua hujan meteor yang berpasangan, yaitu Taurid Selatan dan Taurid Utara. Keduanya tergolong ringan, dengan sekitar lima meteor per jam.

Namun, cahaya Bulan yang redup tahun ini membuat langit menjadi lebih gelap. Kondisi tersebut memberi peluang untuk melihat fireball terang yang menjadi ciri khas hujan meteor ini.

Taurid Selatan mencapai puncak pada malam 4-5 November, sedangkan Taurid Utara pada 11-12 November. Keduanya paling baik diamati setelah tengah malam, saat rasi Taurus berada di posisi tertinggi di langit.

Fenomena ini bisa dilihat dari belahan Bumi utara maupun selatan. Dengan begitu, pengamat di berbagai belahan dunia berpeluang menikmatinya. 3. Bulan Baru (9 November) Bulan baru terjadi pada 9 November, sehingga langit menjadi sangat gelap tanpa cahaya Bulan. Kondisi ini berlaku pada malam tersebut dan beberapa malam di sekitarnya.

Suasana gelap ini sangat cocok untuk mengamati benda langit yang jauh, seperti Nebula Orion dan Galaksi Andromeda, terutama dengan teleskop. Beberapa observatorium juga membuka pengamatan untuk umum hingga larut malam.
 

Baca Juga :

Jangan Tertukar Lagi! Ini Perbedaan Gerhana Bulan dan Matahari
  4. Parade Planet (14-16 November) Pada 14-16 November, Mars dan Jupiter terlihat di langit sebelah selatan dengan jarak sangat dekat, sekitar satu derajat atau selebar kelingking. Sementara itu, Merkurius dan Venus terbit di langit sebelah tenggara sebelum matahari muncul.

Uranus juga hadir bulan ini, tetapi hanya bisa dilihat dengan binokular yang kuat atau teleskop. Planet tersebut bergerak dari timur ke barat sepanjang malam.

Waktu pengamatan terbaik adalah pertengahan bulan. Pengamat juga bisa melihat kembali pada 30 November, ketika Regulus dan Bulan bergabung dengan Mars dan Jupiter sepanjang malam. 5. Hujan Meteor Leonid (17-18 November) Hujan meteor Leonid berlangsung sepanjang November dan mencapai puncak pada malam 17-18 November. Fenomena ini dikenal lewat goresan cahayanya yang cepat dan terang, yang sering tampak berwarna saat memasuki atmosfer Bumi.

Jumlahnya tergolong sedikit, yakni sekitar belasan meteor per jam atau kurang di bawah langit gelap. Waktu terbaik untuk mengamati adalah setelah tengah malam dari tempat terbuka, seperti lapangan luas atau tempat pengamatan yang tinggi.

Meski tampak berasal dari rasi Leo, meteor bisa melesat ke segala arah. Karena itu, pengamat tidak perlu terpaku pada satu titik saja. 6. Merkurius pada Elongasi Barat Terbesar (20 November) Merkurius biasanya sulit dilihat karena selalu berada dekat Matahari. Namun, pada 20 November planet ini berada di posisi terjauhnya dari Matahari di sisi barat, yang disebut elongasi barat terjauh.

Pengamatan pada pagi hari sebelum, saat, dan sesudah tanggal tersebut akan sangat baik. Merkurius bisa dicari di langit sebelah tenggara sebelum matahari terbit.

Planet ini berada dekat Venus yang lebih terang dan terletak tepat di atasnya. Pengamat disarankan menurunkan teropong atau teleskop sebelum matahari benar-benar terbit. 7. Supermoon Beaver (24 November) Supermoon pertama sejak Januari 2026 akan muncul pada 24 November, berupa bulan purnama Beaver. Ini juga menjadi yang pertama dari tiga supermoon berturut-turut.

Fenomena ini terjadi ketika orbit Bulan membawanya lebih dekat ke Bumi dari biasanya. Akibatnya, Bulan tampak hingga 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dibandingkan saat berada di titik terjauhnya dari Bumi.

Waktu terbaik untuk menyaksikannya adalah saat Bulan terbit atau terbenam, ketika ilusi Bulan membuatnya tampak lebih besar di dekat garis ufuk. Menjelang matahari terbenam atau terbit, cahayanya juga bisa tampak jingga. 8. Uranus di Oposisi (25-26 November) Uranus berjarak sekitar 1,7 miliar mil dari Bumi sehingga sulit dilihat. Namun, pada 25 November planet ini berada tepat berlawanan arah dengan Matahari, yang disebut oposisi, sehingga paling mudah terlihat.

Pengamatan paling mudah dilakukan dengan teleskop atau binokular yang baik. Pengamat bisa mencarinya di dekat gugus bintang Pleiades.

Dengan banyaknya fenomena yang silih berganti, November 2026 menjadi bulan yang sibuk bagi pencinta astronomi. Yuk, catat tanggal-tanggalnya dan nikmati pertunjukan langit sepanjang bulan ini. (Talitha Islamey)
 

Baca Juga :

Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Gerhana Matahari Total 2027, Terlama Abad Ini


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
  • URL Berhasil di Salin Jadwal 8 Fenomena Astronomi November 2026, Catat Tanggalnya! Klik untuk baca: https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/JKR2prVK-jadwal-8-fenomena-astronomi-november-2026-catat-tanggalnya

(REN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DBHCHT 2026 Ponorogo Buka Peluang Kerja, 149 Peserta Pelatihan Sudah Bekerja dan Berwirausaha
• 8 jam laluberitajatim.com
thumb
China Kirim Utusan ke Iran, Oman, dan Arab Saudi pada November
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
GAC Gunakan Chip Qualcomm Snapdragon untuk Dukung Intelligent Cockpit
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Longsor Terjang Penginapan di Bali, Dua Pengunjung Diduga Masih Tertimbun
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sepatu Basah karena Hujan? Ini 5 Cara Mengeringkannya agar Tidak Bau
• 6 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.