Jakarta, tvOnenews.com - BYD kembali menyiapkan gebrakan di pasar mobil listrik mewah melalui sub-merek premiumnya, Yangwang. Kali ini, pabrikan asal China tersebut memperkenalkan sedan listrik ultra-mewah bernama Yangwang Altior.
Mobil terbaru ini langsung mencuri perhatian berkat desain pintunya yang tidak biasa. Yangwang Altior dibekali pintu berengsel belakang atau suicide doors yang dapat terbuka hingga hampir 90 derajat.
General Manager Yangwang, Hu Xiaoqing, telah mengonfirmasi penggunaan teknologi pintu tersebut. Seperti dilaporkan Electrek pada Jumat (30/10), fitur ini menjadi yang pertama diterapkan BYD pada mobil produksinya.
Kehadiran suicide doors memberikan kesan eksklusif pada sedan listrik tersebut. Desain ini juga membuat Yangwang Altior tampil berbeda dari kebanyakan mobil listrik yang beredar di pasaran.
Dari sisi eksterior, BYD menyiapkan tampilan yang mencerminkan karakter mobil mewah kelas atas. Bagian depan mengusung grille bermotif titik matriks yang dipadukan dengan lampu utama berdesain kristal.
Dimensi bodinya juga diperkirakan sangat besar untuk ukuran sebuah sedan listrik. Yangwang Altior disebut memiliki panjang sekitar 5.500 milimeter atau 5,5 meter.
Ukuran tersebut membuatnya berpotensi bersaing di segmen sedan mewah kelas atas. Sejumlah model yang menjadi pembandingnya antara lain Mercedes-Maybach S-Class dan Rolls-Royce Phantom.
Tak hanya mengandalkan desain, Yangwang Altior juga dikabarkan membawa teknologi baterai terbaru. Mobil ini disinyalir menggunakan Blade Battery 2.0 yang dikembangkan BYD.
Teknologi tersebut diklaim mampu menghadirkan kemampuan pengisian daya sangat cepat. Dalam laporan yang beredar, baterainya disebut dapat diisi ulang hanya dalam waktu lima menit.
Jika benar diterapkan, kemampuan tersebut akan menjadi salah satu daya tarik utama Yangwang Altior. Pengisian daya dalam waktu singkat berpotensi memberikan pengalaman berbeda bagi pengguna mobil listrik mewah.
Selain Blade Battery 2.0, muncul pula rumor mengenai penggunaan teknologi solid-state battery. Bahkan, Yangwang Altior disebut berpeluang menjadi model pertama BYD yang mengadopsi teknologi baterai padat tersebut.
Meski demikian, informasi mengenai baterai solid-state masih perlu menunggu konfirmasi resmi dari BYD. Teknologi ini menjadi salah satu pengembangan yang banyak mendapat perhatian industri otomotif karena potensinya meningkatkan kepadatan energi dan keamanan baterai.




