Jakarta, VIVA - Ketua Panitia Energy Leadership & Business Conference (ELBC) 2026, Eka Lestari Sinaga, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan generasi muda dalam mempercepat transformasi energi nasional.
Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan ELBC 2026 yang diselenggarakan Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (Aspebindo) di gedung Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jakarta, pada 30-31 Oktober 2026.
Ketua Bidang Transisi Energi Baru Terbarukan, Lingkungan Hidup, dan Kehutanan Aspebindo itu, menjelaskan bahwa penyelenggaraan ELBC 2026 tidak hanya bertujuan mempertemukan pemerintah dan pelaku industri, tetapi juga membangun ruang kolaborasi yang melibatkan perguruan tinggi, mahasiswa, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan sektor energi.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kepemimpinan sektor energi di masa depan.
Mahasiswa perlu memperoleh kesempatan untuk memahami tantangan industri, perkembangan teknologi energi bersih, serta pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional.
"Kami ingin generasi muda memiliki pemahaman dan kepedulian terhadap persoalan energi," ujar Eka saat memberikan keterangan kepada awak media dalam rangkaian ELBC 2026, dikutip Selasa (2/11/2026).
Eka menilai bahwa tantangan perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan kebutuhan pengembangan energi rendah emisi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, industri, perguruan tinggi, dan generasi muda diharapkan mampu menghasilkan gagasan serta langkah konkret dalam mendukung transisi energi nasional.
Selain mempertemukan para pemangku kepentingan, penyelenggaraan ELBC 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat regenerasi kepemimpinan organisasi.
Eka menekankan bahwa keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya dilihat dari penyelenggaraannya, tetapi juga dari kemampuan menciptakan keberlanjutan program dan menyiapkan generasi penerus.
"Saya berharap melalui kegiatan ini bisa melakukan kaderisasi," ungkap Eka.
Lebih lanjut, Eka berharap berbagai pembahasan strategis selama konferensi dapat ditindaklanjuti melalui penguatan kerja sama, implementasi kebijakan pemerintah, serta penerapan praktik-praktik baik yang relevan dengan kebutuhan Indonesia.
Menurutnya, upaya tersebut penting untuk mengurangi dampak perubahan iklim sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Melalui ELBC 2026, ASPEBINDO berkomitmen memperluas jejaring kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan generasi muda.





