Menteri LH Jumhur dapat Bocoran Intelijen soal Motif Karhutla: Ada Sinyal Rusak Citra Pemerintah

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat. (Sumber: ANTARA/HO-Humas Kementerian LH.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) tengah menyelidiki kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah area konsesi perusahaan.

Investigasi dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran sekaligus memastikan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengatakan, penyelidikan itu juga mencakup area konsesi milik 335 perusahaan. Pemeriksaan dilakukan satu per satu karena luas lahan yang terbakar di setiap lokasi berbeda.

Jumhur mengatakan, terdapat area yang mengalami kebakaran seluas dua hektare dan lima hektare. Namun, beberapa lokasi lainnya mencatat luas kebakaran hingga ratusan hektare.

“Seluruh area yang terbakar harus kami verifikasi satu per satu. Ada yang terbakar dua hektare, lima hektare, bahkan ada beberapa yang mencapai ratusan hektare. Karena itu, kami perlu memastikan kondisi dan penyebab kebakaran di masing-masing lokasi,” ujar Jumhur dikutip dari Antara, Senin (2/11/2026).

Baca Juga: Pemadaman Karhutla di Jayawijaya Papua, Penerbangan Sudah Kembali Beroperasi | KOMPAS SIANG

Dugaan Karhutla untuk Rusak Citra Pemerintah

Di tengah proses penyelidikan tersebut, Jumhur mengungkap adanya informasi intelijen mengenai dugaan pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja untuk merusak citra pemerintah.

Namun, Jumhur menegaskan, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Pemerintah juga masih perlu mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Ada informasi intelijen yang sedang kami dalami, yaitu dugaan bahwa terdapat pihak-pihak yang sengaja melakukan pembakaran untuk merusak citra pemerintah," kata Jumhur.

Ia menilai, apabila dugaan tersebut terbukti, tindakan itu merupakan persoalan serius. Meski demikian, informasi yang diterima tidak dapat langsung dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya pihak yang sengaja melakukan pembakaran.

"Jika hal tersebut benar terjadi, tentu merupakan tindakan yang sangat serius. Namun, informasi ini tetap harus kami verifikasi lebih lanjut,” ujarnya saat mengikuti kegiatan International Conference on Peatland Research and Innovation di Pekanbaru, Riau, Sabtu (30/10), dilansir dari Antara.

Baca Juga: Menteri LH Ungkap Strategi Cegah Karhutla di Sumsel, Water Intake dan Sekat Kanal

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Laela Putri Rahmadani Editor : Gading-Persada

Sumber : Antara

Tag
  • menteri LH
  • jumhur hidayat
  • karhutla
  • kementerian lingkungan hidup
  • area konsensi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov DKI Siap Fasilitasi Aturan Larangan Vape Polri
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
ANW Klaim Alami Kekerasan Seksual, Kuasa Hukum Betrand Peto Sebut Pelapor Datang dalam Pengaruh Alkohol
• 5 jam lalugrid.id
thumb
PREVIEW RANS Nusantara FC Vs Arema FC: Singo Edan Waspadai Kejutan Lawan
• 2 jam laluberitajatim.com
thumb
Chandra Asri (TPIA) Targetkan Pabrik Petrokimia di Cilegon Beroperasi Semester II 2027
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Kapan Persib Hadapi Melbourne Victory? Ini Jadwal dan Link Live Streaming
• 20 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.