Ramai Nasabah MNC Bank Tak Bisa Akses Mobile Banking, Ini Penjelasan Manajemen

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Gangguan layanan mobile banking yang dialami PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank membuat sejumlah nasabah kesulitan mengakses dana di rekening mereka. Layanan transfer dan pembayaran melalui QRIS dilaporkan tidak dapat digunakan selama beberapa hari terakhir. 

Kondisi ini membuat saldo yang tersimpan di rekening tak mudah digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satunya dialami Rina, nasabah MNC Bank yang mengaku tidak bisa mengakses uangnya selama lima hari terakhir.

Bagi Rina, saldo sekitar Rp 2 juta di rekening bank semestinya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, selama lima hari terakhir, uang tersebut seolah sulit dijangkau.

Ia masih bisa menerima transfer masuk, tetapi tidak bisa menggunakannya untuk membayar tagihan maupun melakukan transaksi lainnya. 

Perempuan berusia 33 tahun yang bekerja sebagai karyawan swasta itu mengaku tidak dapat mengakses sejumlah layanan transaksi PT Bank MNC Internasional Tbk atau MNC Bank. Aplikasi digital MotionBank miliknya tidak bisa digunakan untuk transfer maupun pembayaran melalui QRIS.

Gangguan tersebut mulai terasa ketika Rina hendak memenuhi kebutuhan rutin. Tagihan listrik dan internet yang biasanya dapat dibayar melalui ponsel kini tertunda karena transaksi tidak kunjung berhasil.

Ia kemudian mencoba mencari cara lain untuk mengakses uangnya dengan mendatangi mesin ATM. Namun, upaya itu juga belum membuahkan hasil. Layar mesin ATM justru menampilkan keterangan maintenance ketika ia hendak menarik uang tunai.

“Semua layanan yang saya coba, mulai dari tarik tunai, QRIS, sampai transfer, tidak bisa,” kata Rina kepada Katadata.

Rina juga berusaha menghubungi layanan pelanggan MNC Bank untuk mencari tahu penyebab gangguan tersebut. Namun, ia mengaku kesulitan tersambung karena banyaknya nasabah yang menghubungi call center. Beberapa kali panggilannya bahkan terputus sebelum ia mendapatkan penjelasan.

Pengalaman Rina bukan satu-satunya keluhan yang muncul. Sejumlah nasabah MNC Bank juga menyampaikan pengalaman serupa melalui media sosial, termasuk Threads. Mereka mengeluhkan layanan mobile banking yang tidak dapat digunakan untuk transfer maupun transaksi QRIS.

Salah satu unggahan dari @Zulhilmi.yahya menyebut gangguan telah dirasakan sejak 28 Oktober 2026. Pengguna tersebut mengaku layanan transaksi digital masih belum dapat digunakan hingga Senin (2/11).

“Dari semalam sampai pagi ini (2 November 2026), m banking MNC Bank gabisa dipakai transfer, QRIS, dll. Beberapa nasabah bahkan gabisa akses sejak tgl 28 Oktober kemarin,” tulis akun tersebut.

Keluhan juga mencakup kesulitan menarik uang tunai melalui ATM maupun teller. Dalam unggahan itu, pengguna menyebut ada nasabah yang berhasil melakukan penarikan melalui teller, tetapi dengan nominal maksimal Rp 2 juta.

Menanggapi keluhan nasabah yang sulit mengakses layanan mobile banking, Corporate Secretary MNC Bank Edward Kennetze menyatakan perseroan masih melakukan pemulihan terhadap layanan transaksi digital.

“Sehubungan dengan kabar yang beredar di media sosial, Perseroan mengklarifikasi bahwa saat ini proses pemulihan (recovery) terhadap layanan transaksi digital Perseroan masih terus berlangsung. Perseroan terus melakukan upaya penanganan dan mitigasi terbaik agar seluruh jaringan layanan dapat kembali beroperasi normal secepatnya,” kata Edward kepada Katadata.

Selama proses pemulihan, Edward menyebut perseroan telah menyediakan beberapa alternatif layanan. Nasabah dapat memanfaatkan jaringan ATM MNC Bank untuk melakukan penarikan tunai atau mengecek saldo.

Nasabah juga dapat mendatangi kantor cabang MNC Bank terdekat sesuai hari dan jam operasional. Sementara itu, untuk memperoleh informasi lebih lanjut, nasabah dapat menghubungi call center MNC Bank di nomor 1500188.

Di sisi lain, di tengah keluhan nasabah tersebut, kinerja keuangan MNC Bank juga menunjukkan sejumlah tekanan pada kuartal III 2026. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, jumlah aset bank tercatat sebesar Rp 18,79 triliun, turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 20,27 triliun.

Simpanan dari bank lain-pihak ketiga justru meningkat menjadi Rp 1,52 triliun dari sebelumnya Rp 1,14 triliun. Sementara itu, jumlah laba komprehensif MNC Bank tercatat sebesar Rp 59,61 miliar, lebih rendah dibandingkan kuartal III 2025 yang mencapai Rp 66,58 miliar.

Dari sisi permodalan, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) MNC Bank turun menjadi 20,68% dari sebelumnya 24,5%. Adapun rasio kredit bermasalah atau non-performing loan(NPL) meningkat menjadi 4,64% dari 4% pada periode yang sama tahun lalu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Korban Truk Molen Dapat Santunan, Polrestro Bekasi Kota Kawal Pemenuhan Hak
• 16 jam laludetik.com
thumb
595 Siswa Sekolah Rakyat se-NTB Ikuti MPLS di Lombok Utara, Gubernur Iqbal Resmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Iyyas Subiakto Sebut Polemik Hukum Gibran Berkaitan dengan Pilpres 2029
• 21 jam lalucumicumi.com
thumb
Banjir Trumon Aceh Selatan Meluas ke Tiga Desa, 794 Jiwa Terdampak
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
Laga Indonesia vs Yordania Berpotensi Pindah ke Turki Imbas Timur Tengah Memanas
• 7 menit lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.