MilkLife Superliga Junior 2026 Terapkan Format Skor Baru 3x15, Ikuti Regulasi Baru BWF

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Sesuatu yang beda tersaji di kejuaraan bulu tangkis MilkLife Superliga Junior 2026 di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah. Untuk pertama kalinya, ajang beregu junior ini menerapkan sistem skor baru, yakni 3x15.

Format skor 3x15 ini diberlakukan di seluruh kelompok umur yang dipertandingkan, mulai dari U-13, U-15, U-17, hingga U-19.

Aturan mainnya tetap menggunakan sistem best of three games (maksimal tiga set), namun pemenang di tiap set ditentukan oleh atlet yang mengumpulkan poin 15 terlebih dahulu.

Direktur Superliga, Achmad Budiharto, mengungkapkan bahwa perubahan format ini sengaja diterapkan sebagai bentuk penyesuaian terhadap regulasi anyar Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). MilkLife Superliga Junior pun menjadi panggung awal bagi para pebulu tangkis muda untuk beradaptasi.

"Kali ini kami menggunakan sistem skor 15 menyesuaikan peraturan BWF yang mulai tahun depan sudah akan diterapkan di semua kategori. Di sinilah ajang mereka untuk mulai berlatih untuk menyesuaikan diri," ujar Budiharto kepada kumparan, Senin (2/11).

Budiharto menambahkan, penyelenggaraan Superliga Junior terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, mulai dari penambahan kategori kelompok umur hingga mendatangkan kontestan mancanegara.

"Superliga Junior sudah sekian tahun berjalan. Tetapi memang dari tahun ke tahun ada penambahan-penambahan. Kalau awal diadakan hanya U-19 dan U-17, kemudian kami tambah U-15, dan terakhir U-13. Sekarang untuk U-15 pun kami mengundang pemain-pemain dari luar negeri," jelasnya.

Pada edisi kali ini, persaingan dipastikan sengit dengan hadirnya delapan negara: Indonesia, Malaysia, China, Singapura, Chinese Taipei, Amerika Serikat, Polandia, dan Filipina. Budiharto secara khusus menyoroti keikutsertaan tim asal China (Henan Province) dan wakil Eropa, Polandia.

"Mungkin baru sekali ini mereka (Henan) ikut. Klub di Henan ini termasuk klub yang cukup menonjol di China, mereka kelihatannya akan memberikan perlawanan dengan kualitas yang bagus," tutur Budiharto.

"Sementara Polandia kami undang karena perkembangan bulu tangkis di Eropa semakin maju, termasuk pemain-pemain juniornya," tambahnya.

Format beregu sengaja diusung dalam turnamen ini untuk memberikan kesempatan serta atmosfer kompetisi beregu kepada para pemain muda—mengingat kejuaraan beregu junior terbilang masih minim.

"Puncaknya di dunia ada kejuaraan beregu populer seperti Thomas & Uber Cup serta Piala Sudirman. Di sini pemain mulai merasakan iklim pertandingan sistem beregu seperti itu," pungkasnya.

MilkLife Superliga Junior 2026 berlangsung pada Senin (2/11) hingga Minggu (8/11). Ada delapan piala bergengsi yang memperebutkan nama para legenda bulu tangkis Indonesia: Piala Tontowi Ahmad, Piala Liliyana Natsir, Piala Sigit Budiarto, Piala Maria Kristin, Piala Hariyanto Arbi, Piala Yuni Kartika, Piala Liem Swie King, dan Piala Susy Susanti.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Minyak Brent Anjlok 7,6 Persen Usai Sinyal Perdamaian AS-Iran
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Gelar Munaslub, Kadin Indonesia Berikan Dukungan Kepada IWAPI
• 17 jam laludisway.id
thumb
KPK Siap Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi di Sidang Kasus Korupsi Bea Cukai
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Sashenka Cahaya Fatimah Raih Perunggu Judo di Youth Olympic Games Dakar 2026, Cetak Sejarah untuk Indonesia
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.