Serikat Mahasiswa Nasional Prancis, Senin (2/11/2026) mengumumkan rencana aksi protes besar-besaran baru di negara itu pada 3 dan 5 November.
Sebelumnya, pelajar sekolah menengah atas di Prancis kembali melakukan blokade beberapa sekolah menengah (lycee) di berbagai kota, termasuk Paris, Marseille, dan Lyon pada Senin (2/11/2026).
“Apakah pemerintah tidak mau mendengarkan kami? Pada 3 November, kami menetapkan hari berkabung di universitas: mari hadiri rapat umum mahasiswa dan blokade kampus masing-masing. Pada 5 November, mari turun ke jalan secara massal!” tulis organisasi itu melalui platform X, dilansir Antara.
Aksi protes di Prancis dimulai pada pertengahan September, saat para pelajar sekolah menengah atas turun ke jalan di kawasan pinggiran Paris untuk menuntut perbaikan kondisi sekolah.
Kemudian, kelompok masyarakat yang tidak puas dengan kenaikan harga di negera itu juga ikut serta, sehingga terjadinya demontrasi meluas ke berbagai wilayah lainnya.(ant/fia/iss/ham)




