Gadis 19 Tahun Nekat Panjat Menara Pancar gegara Cintanya Tak Direstui

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Seorang gadis berusia 19 tahun di India nekat menaiki menara pancar lantaran cintanya tak direstui. Ia kemudian baru mau turun setelah pernikahannya disetujui.

Dilansir The Hindustan Times, Selasa (3/11/2026) peristiwa itu terjadi di Desa Chaudhar, wilayah hukum Polsek Motipur, Bahraich. Jaraknya terletak sekitar 60 km dari pusat distrik, di bawah wilayah hukum Polsek Motipur.

Gadis itu bernama Sahiba Begum atau yang juga dikenal sebagai Mahak, seorang warga Desa Basthanwa. Ia memanjat menara telekomunikasi setelah terlibat pertengkaran dengan ibunya, Hasmatunnisa. Cekcok itu karena niatnya menikah dengan Fakhruddin alias Nuruddin (21) tak direstui. Nurruddin sehari-hari bekerja di Mumbai.

Baca juga: Kelompok Transgender India Demo Bugil di Tengah Jalan, Dipicu Rebutan Wilayah

Menurut warga setempat, keduanya menjalin hubungan asmara dan ingin menikah, namun keluarga mereka menentang hubungan tersebut. Nuruddin sendiri telah pindah ke Mumbai untuk bekerja sekitar dua bulan lalu.

Pada Jumat (30/10/2026) pagi, setelah bertengkar dengan ibunya, Mahak pergi dari rumah dan memanjat menara yang berada di pinggiran Desa Chaudhary. Ia mengancam akan melompat jika ada orang yang mendekat dan bersikeras ingin menikahi Nuruddin. Warga desa segera memberi tahu keluarga Mahak dan pihak kepolisian setelah upaya mereka untuk membujuknya turun tidak membuahkan hasil.

Tim kepolisian, termasuk personel polisi wanita, tiba di lokasi dan berulang kali meminta Mahak untuk turun dengan aman, namun ia tetap bersikukuh. Setelah hampir lima jam upaya dari pihak kepolisian dan warga desa, keluarganya akhirnya menyetujui pernikahan tersebut. Drama pun berakhir.

Seorang kadi (penghulu) dari masjid setempat didatangkan, dan persetujuan pernikahan dari kedua mempelai diperoleh melalui panggilan video, dengan pengantin pria bergabung dari Mumbai.

Sunil Singh, perwakilan kepala desa Basthanwa, mengatakan bahwa sebuah perjanjian pernikahan tertulis juga disiapkan. Dokumen tersebut ditandatangani oleh kadi dan dua orang saksi setelah Mahak setuju untuk turun dari menara.

Personel polisi wanita membantu Mahak turun dengan selamat. Meski demikian, ibunya tetap menentang hubungan tersebut. Pihak kepolisian kemudian membawa Mahak dan keluarganya ke kantor polisi untuk diberikan konseling. Setelah itu, mereka diizinkan pulang.




(rdp/imk)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Kaji Kenaikan Penghasilan Bebas Pajak, Dinilai Bantu Kelas Menengah
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp18.156 per USD
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Kakorlantas Polri Perkuat Pengamanan Nataru 2026–2027, Siapkan Simulasi Jalur hingga Antisipasi Mudik Lebaran
• 13 jam lalupantau.com
thumb
AllianzGI Ungkap Reksa Dana Pasar Uang dan Pendapatan Tetap Masih Diminati Investor di Tengah Tekanan Pasar
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Aira ev Hadir, Bagaimana Nasib Wuling Air ev?
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.