Anak 6 Tahun Alami Asam Urat, Benjolan di Kaki Sempat Dikira Kista

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Asam urat yang identik dengan penyakit orang dewasa ternyata bisa terjadi pada anak-anak juga. Ya, Moms kejadian ini dialami oleh seorang anak usia 6 tahun dengan keluhan nyeri di bagian kaki. Tapi kenapa ya anak bisa terkena asam urat?

Kronologi anak Kena Asam Urat di Usia Muda

Seorang anak perempuan berusia 6 tahun mengalami benjolan di sisi luar kaki kanan, tepatnya di dekat jari kelingking. Benjolan yang awalnya berukuran 0,5 cm pada April 2023 itu terus membesar hingga mencapai 4 cm pada Januari 2024.

Selain benjolan, anak tersebut juga mengalami nyeri pada jempol kaki dalam dua bulan sebelum dirawat. Kondisi ini bahkan membuatnya kesulitan memakai sepatu.

Setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut, anak tersebut didiagnosis mengalami gout atau radang sendi akibat penumpukan kristal urat. Ia kemudian menjalani operasi untuk menangani benjolan tersebut.

Benjolan Kaki Anak Sempat Salah Diagnosis Tiga Kali

Sebelum diagnosis gout ditegakkan, benjolan di kaki anak tersebut sempat diduga sebagai beberapa kondisi lain.

Berdasarkan laporan kasus yang dipublikasikan pada 2024, diagnosis awal pada April 2023 adalah malformasi pembuluh darah. Pada Agustus 2023, benjolan tersebut diduga sebagai kista berisi cairan kental. Sementara itu, pada November 2023, diagnosisnya berubah menjadi kista sebasea.

Diagnosis gout pada anak ini cukup menantang karena gejalanya tidak menunjukkan tanda-tanda klasik. Tidak ditemukan kemerahan, rasa panas, kerusakan sendi, maupun keterbatasan gerak.

Laporan tersebut juga menyebutkan faktor genetik dan konsumsi minuman tinggi fruktosa sebagai faktor yang berkaitan dengan kondisi anak tersebut.

Apakah Anak Bisa Mengalami Asam Urat?

Gout atau penyakit asam urat terjadi ketika kristal monosodium urat menumpuk di jaringan atau sendi dan memicu peradangan. Kondisi ini lebih sering ditemukan pada orang dewasa, sehingga kasus pada anak tergolong langka.

Pada kasus yang dilaporkan, gejala yang ditemukan meliputi benjolan di kaki kanan, nyeri pada jempol kaki, dan kesulitan memakai sepatu. Kadar asam urat yang tercatat dalam laporan tersebut adalah 6,25.

Meski demikian, gejala tersebut tidak bisa dijadikan patokan untuk mendiagnosis asam urat pada anak secara mandiri. Benjolan di kaki dapat disebabkan oleh berbagai kondisi lain dan memerlukan pemeriksaan dokter untuk memastikan penyebabnya.

Jika anak mengalami benjolan yang terus membesar, nyeri pada kaki, atau kesulitan berjalan dan memakai sepatu, orang tua sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PSS Sleman Kalah 1-3 dari Garudayaksa FC, Peter Huistra Soroti Rapuhnya Pertahanan dan Tiga Kekalahan Beruntun
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Cuma Rp459 Ribuan, Huawei FreeBuds SE 5 Max Dibekali ANC dan Audio Hi-Res
• 22 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Wamenkes: Pemeriksaan Genomik Bisa Bantu Pasien Deteksi Diabetes Usia Muda hingga Penyakit Langkah
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Angkasa Pura Alihkan Seluruh Saham di GMFI Senilai Rp 5,66 Triliun ke InJourney
• 22 menit lalukatadata.co.id
thumb
Penumpang Jet Pribadi Jatuh di Florida: 1 Keluarga Pengusaha, Berangkat dari Austin Menuju Bahama
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.