Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan teror kepada masyarakat. Kini, mereka diduga terlibat penyerangan hingga penikaman terhadap MM yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN).
MM menjadi korban penusukan di Kompleks Pasar Kago, Kampung Ulumuni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pukul 16.00 WIT.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengungkapkan, kejadian itu terjadi saat korban sedang duduk di atas sepeda motor di depan Bengkel Mandiri Utama.
Baca juga: Koops TNI Habema Tembak Mati 2 OPM usai Kontak Tembak di Nduga
“Secara tiba-tiba, korban diduga diserang dari arah belakang menggunakan senjata tajam berupa pisau yang ditusukkan pada bagian leher hingga menembus ke bagian depan,” kata Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 Kombes Yusuf Sutejo, Selasa (3/11/2026). Setelah menyerang korban, para pelaku langsung melarikan diri ke arah Kampung Ulumuni. “Berdasarkan penyelidikan awal, diduga terdapat lima orang yang terlibat dalam aksi tersebut,” ujarnya.
Baca Juga:Gangguan Eskalator di Stasiun Duri, 12 Orang Luka RinganSebanyak tiga orang diduga berperan sebagai pengawas situasi dan dua lainnya eksekutor. “Identitas para pelaku hingga kini masih dalam proses penyelidikan,” ucapnya.
Lihat video: PELARIAN AKHIR BURONAN! Satgas Damai Cartenz Ringkus Pelaku Penganiayaan BeratUsai penikaman, MM langsung berteriak meminta tolong. Alhasil, warga berdatangan dan membawa korban ke RSUD Ilaga untuk mendapatkan penanganan medis.
Dalam peristiwa ini, korban mengalami luka tusuk pada bagian leher akibat penusukan dari arah belakang. “Saat ini korban masih dalam keadaan sadar, sementara pisau yang diduga digunakan dalam penyerangan masih tertancap di tubuhnya,” tuturnya.
Yusuf memastikan, Satgas Operasi Damai Cartenz telah melakukan penyisiran di tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara.Barang bukti yang diamankan meliputi satu jaket dan satu celana jeans berwarna biru navy, serta satu baju berwarna hitam milik korban. Polisi juga menyita sebilah pisau bergagang kayu berwarna cokelat dengan panjang sekitar 40 sentimeter yang digunakan untuk menikam korban.
Baca Juga:Rullyandi Ahli yang Diusir di Sidang Ijazah Gibran Laporkan Saldi Isra dan Asrul Sani ke MKMK“Pisau tersebut masih tertancap di tubuh korban dan belum dapat diamankan karena harus menunggu tindakan medis,” kata Yusuf.
Yusuf menyatakan belum mengetahui motif dari peristiwa tindak pidana tersebut. Namun, berdasarkan informasi awal, penikaman itu diduga berkaitan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
“Terdapat dugaan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk balas dendam atas penangkapan salah satu DPO dari kelompok mereka yang berhasil diamankan beberapa waktu lalu. Namun, motif dan keterkaitan tersebut masih kami dalami,” ucapnya.
#daerah




