Pelatih PSM Isyaratkan Turunkan Pemain Cadangan Melawan De Red di League Cup 2026 Sore Ini

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengisyaratkan memberi kesempatan pemain cadangan saat menghadapi De Red FC pada laga perdana penyisihan Grup K Zona Timur 2 League Cup 2026, Selasa (3/11/2026) sore ini pukul 17.00 Wita.

Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, markas De Red FC yang saat ini berkompetisi di Liga 2.

Darije ingin para pemain yang selama ini jarang mendapat kesempatan tampil membuktikan kualitas sekaligus menunjukkan bahwa mereka mampu membawa PSM meraih kemenangan.

“Mereka harus menunjukkan bahwa kami mampu memenangkan pertandingan dengan bekerja keras,” ujar Darije, Senin (2/11/2026).

Meski berpeluang melakukan rotasi, pelatih asal Bosnia dan Herzegovina itu menegaskan tidak ingin anak asuhnya memandang sebelah mata lawan hanya karena perbedaan kasta kompetisi.

Menurutnya, setiap pemain yang mendapat kepercayaan tampil harus memiliki tanggung jawab untuk memberikan hasil maksimal, siapa pun lawan yang dihadapi dan apa pun situasi yang sedang dialami tim.

“Kita harus memiliki beban untuk memenangkan pertandingan,” tegasnya.

Darije juga tidak ingin membebani skuadnya dengan target berlebihan di League Cup maupun kompetisi liga, karena prioritas saat ini adalah memperbaiki berbagai kekurangan yang masih menghambat perkembangan PSM.

Ia mengingatkan bahwa tim berjuluk Juku Eja tersebut baru melewati periode sulit pada musim sebelumnya ketika harus berjuang keras untuk bertahan di kompetisi kasta tertinggi dan nyaris terdegradasi ke Liga 2.

Karena itu, pembenahan tim secara bertahap menjadi pekerjaan utama agar PSM dapat menunjukkan perkembangan dari satu musim ke musim berikutnya.

“Kami harus membawa klub ini menjadi lebih baik dari musim ke musim dan mengembalikan PSM ke tempat yang seharusnya,” kata Darije.

Terkait kekuatan lawan, Darije meminta pemain tetap menaruh respek kepada De Red FC meskipun kedua tim berasal dari kompetisi berbeda.

Ia menilai catatan penampilan De Red di Liga 2 tidak bisa menjadi gambaran mutlak kekuatan mereka ketika menghadapi PSM dalam turnamen dengan atmosfer dan motivasi berbeda.

Terlebih, De Red akan tampil di hadapan pendukung sendiri sehingga memiliki dorongan tambahan untuk memberikan perlawanan kepada tim tamu.

“Kami harus tetap menaruh respek kepada De Red. Apa yang mereka lakukan di kompetisi Liga 2 tidak ada hubungannya dengan pertandingan besok, karena ini kompetisi berbeda,” jelasnya.

“Ini pertandingan yang unik dan spesial bagi mereka karena menghadapi tim Super League. Saya yakin mereka akan memberikan perlawanan,” lanjut Darije.

Ia menegaskan, status PSM sebagai tim Super League harus dibuktikan melalui penampilan di lapangan, bukan sekadar menjadi keunggulan di atas kertas.

Menurutnya, keberhasilan tim dalam pertandingan nanti sangat ditentukan oleh kemampuan pemain menjalankan permainan dan memperlihatkan kualitas masing-masing.

“Kami menantikan pertandingan ini dan sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk menang. De Red FC memang bermain di kandang, tetapi itu bukan sesuatu yang menguntungkan mereka,” ungkapnya.

“Kami tim Super League, jadi harus menunjukkan perbedaan di lapangan melalui performa. Yang paling penting adalah bagaimana pemain saya perform,” tambahnya.

Sementara itu, pemain PSM Makassar, Akbar Tanjung, memastikan seluruh anggota skuad memiliki tekad yang sama untuk memperjuangkan kemenangan meskipun kemungkinan terjadi perubahan komposisi pemain.

Akbar mengaku siap menjalankan instruksi pelatih dan ditempatkan di posisi mana pun demi membantu tim meraih hasil terbaik.

“Kami tetap akan bermain sepenuh hati dan berjuang untuk meraih hasil terbaik. Secara pribadi, di posisi mana pun pelatih mempercayai saya, baik di tengah, belakang, maupun posisi lainnya, saya harus siap dan menunjukkan performa terbaik,” kata Akbar.

Ia juga mengingatkan rekan-rekannya agar menjaga fokus sepanjang pertandingan karena De Red FC tetap memiliki kemampuan untuk menyulitkan PSM.

Pengalaman sebagian pemain yang pernah tampil di Stadion Gelora 10 November tidak boleh membuat tim merasa lebih unggul atau kehilangan konsentrasi.

“Yang pasti, kami harus konsentrasi sejak menit awal sampai akhir pertandingan. Kami tahu De Red adalah tim yang bagus dan tidak bisa dianggap remeh,” ujarnya.

“Karena itu, kami harus tetap fokus sejak awal hingga pertandingan selesai,” tutup Akbar. (wid)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Pekan Depan Garuda Muda Bakal Hadapi Filipina
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Usai Taklukkan Inter, Rossoneri Dapat Kabar Besar: Markus Krosche Sepakat Gabung AC Milan
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Mentrans Tegaskan Transmigrasi Tak Hanya Pindahkan Penduduk Tapi Bangun Kawasan Ekonomi
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Rebut Emas di Moskow, Zaskia Raih Perak
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Cristiano Ronaldo Mendadak Dicoret dari Skuad Al Nassr, Ini Alasan Postecoglou
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.