Papua Tengah Usulkan Dua Titik Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Wilayah 3T Jadi Prioritas

disway.id
18 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), menjadi prioritas pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul saat menerima audiensi Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Senin (2/11/2026).

BACA JUGA:ZTE Luncurkan M8000 Intelligent Computing Micro-Module Data Center, Solusi AIDC IT POD Skala Global

“Untuk Pak Gubernur, kita harus bantu, yang bisa sesuai tugas kami, ini program strategis Bapak Presiden, daerah 3T itu kita prioritaskan,” kata Gus Ipul.

Wilayah 3T menjadi salah satu prioritas pembangunan Sekolah Rakyat, sesuai dengan target pemerintah untuk membangun minimal satu gedung Sekolah Rakyat permanen di setiap kabupaten/kota. Masing-masing sekolah diproyeksikan mampu menampung sekitar 2.000 siswa, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

“Kalau (milik) provinsi yang sekolah di situ, dari berbagai kabupaten/kota bisa diambil. Tapi kalau yang milik kabupaten, hanya untuk warga kabupaten setempat,” jelasnya.

BACA JUGA:Kapolri Mutasi 264 Perwira Polri, Diantaranya Brigjen Pol Ade Ary

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, mengusulkan dua lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Nabire. Kedua lokasi tersebut masing-masing berada di atas lahan milik Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan lahan milik Pemerintah Kabupaten Nabire.

“Jadi di Nabire itu dua (titik) Pak. Bupati Nabire siapkan 10 hektare, sementara provinsi siapkan 9 hektare,” kata Meki.

Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Nabire memiliki peran penting dalam upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi. 

Selain itu, Meki juga menyampaikan apresiasi kepada Kemensos atas penyelenggaraan program Sekolah Rakyat yang telah beroperasi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

BACA JUGA:Heboh Isu Perwira Tinggi Polri Diduga Diamankan, Kejagung RI sampai Angkat Bicara

Menanggapi usulan tersebut, Gus Ipul menyampaikan dukungannya kepada Gubernur Papua Tengah untuk melengkapi syarat yang diperlukan dan segera mengusulkan lahan, agar Sekolah Rakyat permanen dapat segera dibangun di Kabupaten Nabire.

“Kirim surat, diajukan, syaratnya dipenuhi. Nanti yang pertama itu tingkat kemiringannya harus clear, yang kedua dukungan air bersihnya siap, listriknya siap, jalan ke arah situ siap. Pokoknya syarat-syaratnya ada nanti dari Kementerian PU. Kita kawal, kita dampingi ini,” tutup Gus Ipul.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anggota Polresta Sleman Dilarang Nge-Vape, Kapolresta: Bisa Kena Sanksi Disiplin dan Kode Etik
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Indonesia Bidik Kejuaraan Dunia Skateboard di Bali, Presiden World Skate Merespons
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Puluhan Ikan Ton di Waduk Saguling Mati, Dispernakan KBB Minta Peternak Siapkan Mitigasi Ini
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Rakyat AS datangi TPS salurkan suara untuk Pemilu Sela 
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Polda Sumut Terapkan Larangan Vape bagi Personel dan ASN
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.