tvOnenews.com - Pengalaman memesan makanan secara daring melalui platform aplikasi pesan antar yang seharusnya memberikan kemudahan dan kepuasan justru berujung pada pengalaman yang sangat mengecewakan bagi seorang pelanggan.
Peristiwa tidak menyenangkan pun terjadi pada pemilik akun @saliviaaaa_ di Threads, dimana ia mengunggah pengalaman pahitnya saat mendapat makanan basi dari toko Laok Paok Catering Harian, yang diketahui berada di Sidoarjo, Jawa Tengah. Makanan yang dikeluhkan tersebut ia pesan secara praktis lewat layanan pesan antar makanan online ShopeeFood.
"Emosi banget sumpah, kondisi lagi mengAsihi. Laper lapernya, malah makan makanan basi. Masih mikir awalnya oh mungkin rasanya. Langsung komplain malah balesannya gabanget. Udah ah capek banget sm resto yang begini. Udah kita yang beli, dapat basi dikatain semoga dapat hidayah!" tulis akun tersebut, dikutip Selasa (3/11/2026).
- Threads/saliviaaaa_
Dalam review yang ia berikan dalam aplikasi tersebut, ia juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap menu cumi geprek yang dibeli olehnya. Menurutnya, standar pengolahan bahan makanan dari katering tersebut dinilai sangat tidak higienis.
Pemilik akun tersebut mendapati bahwa bagian dalam cumi tersebut tidak dibersihkan dengan baik dan benar sebelum diproses.
Sementara itu, aspek kualitas masakan juga memperparah keadaan, di mana rasa makanannya dinilai tidak fresh bahkan basi saat tiba di lokasi pengiriman, sehingga sama sekali tidak layak dan berisiko jika dikonsumsi.
"Maaf ya cumi gepreknya gak banget menurutku gak dibersihin masih banyak tulang-tulang di dalemnya bahkan ada ikannya (cuminya makan ikan) cuminya gak fresh juga bau beneran kayak udah gak layak dimakan."
"Bahkan bumbu gepreknya aja gak kerasa saking kerasa amis + gak fresh-nya, lain kali lebih bersih dan diperbaiki lagi," tulis review akun tersebut di aplikasi ShopeeFood.
- Threads/saliviaaaa_
Namun, komplain tersebut tidak mendapat respons yang baik dari admin toko. Dalam unggahan chat Whatsapp yang juga dibagikan dalam postingan tersebut, terlihat jelas bahwa pihak toko enggan untuk disalahkan atas kesalahan pengiriman makanan rusak tersebut.
Sikap acuh dan defensif dari pengelola toko ini pun dinilai oleh @saliviaaaa_ sebagai bentuk tindakan antikritik terhadap masukan dari konsumen.




