Penemuan mobil Mitsubishi Xpander putih dalam kondisi hangus terbakar di kawasan perbukitan Blok Ciputat, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (3/11) pagi, diduga berkaitan dengan kasus perampokan dan penculikan seorang perempuan di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng.
Dalam peristiwa perampokan tersebut, seorang perempuan bernama Komariyah (45) diduga diculik dari rumahnya pada Senin (2/11). Rumah korban juga disatroni komplotan perampok yang membawa kabur sejumlah barang berharga, mulai dari uang tunai ratusan juta rupiah, perhiasan emas sekitar setengah kilogram, hingga satu unit mobil Mitsubishi Xpander putih.
Mobil yang ditemukan terbakar di wilayah Terisi tersebut diduga merupakan kendaraan milik keluarga Komariyah yang dibawa kabur pelaku. Di dalam mobil juga ditemukan sesosok jenazah perempuan. Pihak keluarga menduga jenazah tersebut merupakan Komariyah, meski masih menunggu konfirmasi resmi dari kepolisian terkait hasil identifikasi.
Kapolsek Terisi, AKP Ian Hernawan, membenarkan penemuan kendaraan terbakar yang masuk dalam wilayah hukumnya tersebut.
"Ditemukannya mobil terbakar di Desa Cikawung masuk wilayah hukum Polsek Terisi benar adanya. Untuk motif, masih didalami lebih lanjut," ujar Ian saat dikonfirmasi kumparan, Selasa (3/11/2026).
Saat ini, jajaran kepolisian masih berfokus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan barang bukti di lapangan. Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polres Indramayu juga telah diterjunkan ke lokasi untuk mengidentifikasi sisa bangkai kendaraan dan mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.
Sementara itu, informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebutkan dugaan pembakaran mobil tersebut berkaitan dengan tindak kriminal yang terjadi sebelumnya.
Kendati demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa tersebut. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak berspekulasi mengenai kasus tersebut.
Aparat juga meminta warga yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi sebelum kejadian untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat guna membantu proses pengungkapan kasus.
"Untuk penyelidikan lanjutan kami serahkan ke Polres Indramayu," ucap Ian.





