Bola.com, Jakarta - Turnamen antarklub sepak bola Indonesia kembali dimulai pada Selasa (3/11/2026) melalui I League Cup 2026/2027, kejuaraan pendamping BRI Super League dan Pegadaian Championship.
Keberadaan I League Cup sekaligus mengingatkan publik terhadap perjalanan panjang turnamen di Tanah Air. Sebelumnya, Indonesia pernah memiliki Piala Liga, Piala Galatama, hingga Piala Indonesia yang terakhir kali diselenggarakan pada musim 2018/2019.
Sejarah turnamen antarklub di Indonesia sudah dimulai pada era sepak bola semiprofesional melalui Piala Liga pada 1985. Turnamen itu menjadi bagian dari kompetisi Galatama dan berlangsung selama lima edisi hingga 1989.
Dalam lima penyelenggara pertamanya, Arseto Solo menjadi juara pada 1985 setelah mengalahkan Mercu Buana Medan 3-0. Makassar Utama lalu merebut gelar pada 1986, sebelum Krama Yudha Tiga Berlian mendominasi tiga edisi lainnya pada 1987, 1988, dan 1989.
PSSI menghadirkan kembali turnamen khusus klub-klub Galatama melalui Piala Galatama. Berdasarkan catatan sejarah RSSSF, turnamen tersebut berlangsung pada 1992 dan 1993 dengan Semen Padang serta Gelora Dewata keluar sebagai juara.
Semen Padang lebih dulu mengamankan gelar pada 1992 setelah mengalahkan Arema 1-0. Setahun berselang, Gelora Dewata menaklukkan Mitra Surabaya, juga dengan 1-0, untuk menjadi kampiun.
Setelah Piala Galatama 1993, turnamen antarklub tidak lagi diselenggarakan hingga 2004.




