Jakarta: Sejumlah daerah berpotensi dilanda hujan ringan hingga disertai petir pada Rabu, 4 November 2026. Kondisi ini disebabkan adanya sirkulasi siklonik yang terbentuk di Samudra Pasifik utara Pulau Biak.
“Sirkulasi siklonik terbentuk di Samudra Pasifik utara Pulau Biak yang membentuk daerah perlambatan dan daerah pertemuan angin, sehingga mampu meningkatkan potensi awan hujan di laut Filipina dan daerah sirkulasi siklonik tersebut,” ujar prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ranika, dikutip pada Rabu, 4 November 2026.
Ilustrasi hujan. Foto- Media Indonesia (MI)/Ramdani
Pulau Sumatra
- Banda Aceh
- Medan
- Pekanbaru
- Tanjung Pinang
- Padang
- Jambi
- Bengkulu
- Palembang
- Pangkal Pinang
- Bandar Lampung.
Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara:
- Jakarta
- Serang
- Semarang
- Kalimantan
- Pontianak
- Palangkaraya
- Banjarmasin.
- Mamuju
- Manado.
Maluku dan Papua
- Sorong
- Jayapura.
Baca Juga :
BMKG Deteksi 245 Titik Panas Karhutla di Kalimantan TimurBMKG juga memprakirakan hujan disertai petir akan melanda Nabire dan Jayawijaya. Kemudian, potensi asap atau kabut di Tanjung Selor, Samarinda, Palu, Gorontalo, Kendari, Ambon, dan Merauke.
Kemudian, awan tebal akan melanda Makassar dan Manokwari. Lalu, potensi udara kabur diprakirakan terjadi di Ternate.




