Madrid: Dunia sepak bola Spanyol kehilangan salah satu pemainnya setelah penyerang CD Tenerife, Jesús de Miguel Alameda, meninggal dunia pada Selasa, 3 November 2026. Pemain berusia 30 tahun tersebut meninggal setelah mengalami insiden benturan dengan kiper FC Andorra, Jesús Owono.
Peristiwa itu berlangsung ketika Tenerife menghadapi FC Andorra dalam lanjutan Divisi Segunda di Stadion Heliodoro Rodríguez López, Senin, 2 November 2026. De Miguel mengalami benturan keras saat berusaha mengejar bola pada masa tambahan waktu babak kedua.
Setelah kejadian, tim medis langsung memberikan pertolongan di lapangan sebelum membawa De Miguel ke Rumah Sakit Universitas Nuestra Señora de Candelaria. Ia sempat menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis, tetapi upaya penyelamatan tidak berhasil.
Kabar meninggalnya De Miguel diumumkan langsung oleh Tenerife melalui pernyataan resmi pada Selasa pagi. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan setim, dan seluruh komunitas sepak bola Tenerife.
Baca Juga :
Jadwal Lengkap Piala Liga 2026/27 Mulai Hari Ini, Persib-Persija Utama Kapan?Dilansir dari surat kabar Spanyol Sport, insiden bermula ketika pertandingan Tenerife melawan FC Andorra memasuki masa tambahan waktu babak kedua dengan skor imbang 2-2. De Miguel berlari mengejar bola untuk membangun serangan, sementara kiper Andorra, Jesús Owono, keluar dari area pertahanannya untuk menghalau bola.
Keduanya kemudian bertabrakan saat berebut bola di sekitar lingkaran tengah lapangan. Benturan keras tersebut membuat De Miguel terjatuh dan tidak sadarkan diri di atas rumput.
Lutut Owono mengenai bagian dada De Miguel dalam insiden tersebut. Para pemain dari kedua tim yang melihat kejadian itu langsung meminta tim medis masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan.
Owono mendapat kartu merah langsung setelah insiden tersebut. Ia sempat meninggalkan lapangan, tetapi kemudian kembali ketika menyadari De Miguel membutuhkan bantuan medis.
Tim medis segera memberikan penanganan darurat selama beberapa menit di lapangan. Setelah itu, De Miguel dievakuasi menggunakan tandu menuju ambulans untuk dibawa ke Rumah Sakit Universitas Nuestra Señora de Candelaria di Tenerife.
Pertandingan akhirnya dihentikan pada menit ke-108 agar petugas medis dapat memberikan penanganan dan mengevakuasi pemain. Saat itu, kedua tim masih bermain imbang dengan skor 2-2.
Baca Juga :
AFC Resmi Batalkan Jadwal Awal Piala Asia 2027, Turnamen Diundur ke DesemberDe Miguel mengalami henti jantung dan pernapasan setelah benturan tersebut. Tim medis melakukan tindakan resusitasi selama proses evakuasi hingga denyut nadinya kembali pulih.
Meski berhasil mendapatkan kembali denyut jantung, De Miguel tetap tidak sadarkan diri. Ia kemudian dirawat di unit perawatan intensif (ICU) Rumah Sakit Universitas Nuestra Señora de Candelaria dalam kondisi kritis.
Pada awalnya, pihak Tenerife menyampaikan bahwa kondisi pemain tersebut masih stabil meskipun mengalami cedera serius. Namun, klub kemudian mengabarkan adanya penurunan kondisi neurologis pada Selasa dini hari.
Beberapa jam setelah informasi tersebut disampaikan, Tenerife mengumumkan De Miguel meninggal dunia pada pukul 08.00 waktu setempat, Selasa, 3 November 2026. Kabar tersebut sekaligus mengakhiri upaya tim medis untuk menyelamatkan nyawa sang pemain.
Baca Juga :
Jadwal dan Link Live Streaming Atletico Madrid vs Bayern Munchen di UCLTenerife menyampaikan kabar meninggalnya De Miguel melalui pernyataan resmi klub. Manajemen mengungkapkan kesedihan mendalam dan menyampaikan dukungan kepada keluarga serta orang-orang terdekat sang pemain.
“Dengan hati yang hancur, tenggorokan tercekat, dan tidak percaya bahwa ini benar-benar terjadi, CD Tenerife mengumumkan meninggalnya Jesús de Miguel Alameda pada Selasa, 3 November 2026, pukul 08.00,” tulis klub dalam pernyataan resminya.
Tenerife juga menyampaikan bahwa tidak ada kata-kata yang mampu menghilangkan kesedihan atas kepergian pemain tersebut. Klub menegaskan akan mendampingi keluarga yang ditinggalkan serta seluruh bagian dari komunitas Tenerife dalam menghadapi masa sulit ini.
Sementara itu, keluarga De Miguel menyampaikan terima kasih atas berbagai pesan dukungan dan belasungkawa yang diterima. Mereka juga meminta masyarakat menghormati privasi keluarga selama menghadapi masa berduka.
Ucapan belasungkawa turut disampaikan FC Andorra sebagai klub yang menjadi lawan Tenerife dalam pertandingan tersebut. Pihak Andorra menyampaikan dukungan kepada keluarga De Miguel, rekan setim, sahabat, dan seluruh keluarga besar Tenerife.
(Adam Nur Fadhilah)




